Lis: Silakan Kadin Gugat Direksi Pelindo

0
537
H Lis Darmansyah

DPRD Tak Pernah Setujui Pas Pelabuhan Naik  

TANJUNGPINANG – Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga menegaskan DPRD Kota Tanjungpinang tidak pernah menyetujui kenaikkan pas Pelabuhan Internasional Sribintan Pura Tanjungpinang. Dari 13 ribu jadi Rp 55 ribu (WNA) dan Rp 35 ribu untuk WNI.

”Kita sesalkan kenapa PT Pelindo sebagai pengelola Pelabuhan Sribintan Pura, berani menaikkan tarif tanpa restu dari DPRD Tanjungpinang,” kata Ade Angga, kemarin. Menurutnya, mulai besok (hari ini,red) akan dibentuk Panitia Kerja (Panja) terkait kenaikkan pas pelabuhan. Tim panjanya baik itu dari Komisi I, Komisi II dan Komisi III DPRD Tanjungpinang.

”DPRD Tanjungpinang juga belum pernah menyetujui bagi hasil antara Pelindo dan BUMD, terkait bagi hasil pas pelabuhan,” tegasnya. Dalam waktu dekat ini, ia minta agar GM Pelindo dipanggil.

Sementara itu, Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, H Lis Darmansyah mempersilahkan Ketua Kamar Dagang dan Inmdustri (Kadin) Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto untuk melakukan gugatan atau memperkarakan sikap Direksi PT Pelindo Cabang I Tanjungpinang, I Wayan Wirawan, yang telah menaikkan tarif pas pelabuhan. ”Itukan haknya Kadin, Pak Bobby,” kata Lis kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (4/6).

Hanya saja, kata Lis, Ketua Kadin Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto tidak hanya cakap-cakap hingga mengkritik saja. Tetapi berikan masukan serta solusi buat PT Pelindo Cabang I Tanjungpinang, yang telah menaikkan tarif pas Pelabuhan Internasional Sribintan Pura Tanjungpinang. ”Apa solusinya. Jangan kritik saja,” ucap dia.

Polisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepri ini, tidak melarang Ketua Kadin Kota Tanjungpinang ini memberikan kritikan kepada PT Pelindo Cabang I Tanjungpinang. Tetapi, Bobby harus membedakan organisasi profesi sebagai Ketua Kadin dengan seorang politisi dan juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Tanjungpinang. ”Kalau dua organisasi ini dicampur adukkan, susah juga. Tak bakal bisa maju. Saya ini orang politisi juga. Jadi kita perlu membedakan,” tegas dia.

Kalau tidak setuju dengan kenaikan pas tarif Pelabuhan Internasional, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Kepri ini, berpesan, Ketua Kadin Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto memanggil hingga mengundang General Manager (GM) PT Pelindo Cabang I Tanjungpinang, I Wayan Wirawan. Sehingga antara Kadin dengan Pelindo bisa duduk bersama.
Selain itu, Kadin juga bisa dengar langsung alasan kenaikan tarif pas Pelabuhan Internasional yang dilakukan pihak PT Pelindo Cabang I Tanjungpinang.

”Ini sudah zaman transfaransi. Jadi, jangan langsung mengkritik saja. Kita sudah tahu dan mendengar langsung dari pihak Pelindo,” ujarnya.

Intinya, kata dia, kenaikan yang dilakukan Pelindo masih batas kebajaran. Kemudian, kenaikan yang sudah dilakukan seimbang yang sudah dilakukan Pelindo terhadap Pelabuhan Sribintan Pura. Yaitu, Pelindo sudah mau melakukan perbaikan serta penataan pelayanan di pelabuhan. Sehingga penumpang yang menggunakan jasa pelabuhan bisa merasakan kenyaman fasilitas yang diberikan Pelindo sendiri.

”Coba dilihat. Mereka (Pelindo, red) kan perlahan-lahan sudah melakukan perbaikan pelabuhan,” sebut dia. Sebelumnya, Ketua Kadin Tanjungpinang, Bobby Jayanto, sudah mengirimkan surat resmi ke Pelindo, BUMD dan Wali Kota, mengenai solusi dan kritikan tentang rencana kenaikkan pas pelabuhan saat itu.

”Dalam surat yang saya kirim ke Pelindo, Wali Kota dan BUMD, sudah ada harapan dan solusi kita jangan naikan pas dulu, tingkatkan pelayanan dulu, tapi tak dibalas-balas sampai sekarang,” tegasnya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here