Lis Terima Penghargaan dari Kemenpan & RB

0
416
PENGHARGAAN: Lis terima penghargaan dari Asman Abnur. F-ist/humas pemko tanjungpinang

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan kepada Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah. Ini karena Dinas Penanaman Modal dan PTSP berhasil memberikan pelayanan publik wilayah bebas korupsi (WBK).

Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Asman Abnur kepada Lis Darmansyah, Selasa (12/12) di Jakarta.

Sebelumnya, Lis juga menerima penghargaan sebagai Kota Peduli HAM di Solo Minggu (10/12) dari Kementerian HUM dan HAM RI.

Kemudian, Senin (11/12) kembali menerima Entreprenuer Award dari The Kellog Innovation Network (KIN-ASEAN Apeksi award). Untuk meraih semua penghargaan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang telah melalui proses penilaian yang cukup panjang dan seleksi yang sangat ketat, salah satunya penilaian unit kerja Dinas Penanaman Modal (PM) dan Pelayanan Satu Pintu (PTSP) Kota Tanjungpinang. Dalam penyelenggaraan publik unit kerja ini dinilai Terbaik oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sebagai Pelayanan Publik Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring terhadap 59 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Pemerintah Kota Tanjungpinang menjadi salah satu penerima penghargaan dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, mengatakan penghargaan ini bukan sebuah hal bahwa kita merasa sudah lebih baik, namun prestasi ini merupakan komitmen awal kita didalam memberikan pelayanan publik yang transparant, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme dalam rangka mewujudkan pelayanan prima dan terbaik bagi masyarakat di Kota Tanjungpinang.

”Penghargaan ini menjadi catatan bagi kita untuk lebih menjaga dan meningkatkan semua sektor pelayanan publik, khususnya pelayanan perizinan dalam konteks langsung sekaligus mengantisipasi kita dalam penyelenggaraaan pelayanan publik yang benar-benar diharapkan oleh masyarakat “, ucap Wali Kota, sesusai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (12/12).

Wako kembali menegaskan, bahwa ini bukan menjadi sesuatu hal yang wah bahwa kita sudah baik, melainkan setting awal kita untuk memulai sesuatu yang lebih baik dan transparat, sebagai upaya menjadikan semua unit kerja kita wilayah bebas korupsi, nanti jangan beranggapan terbalik pula, bahwa bebas korupsi di mana-mana, tetapi wilayah bebas korupsi (WBK) itu tercapainya tiga sasaran hasil utama. Yakni, peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi kami, khusunya pelayanan perizinan lebih mengedepankan transparasi kepada masyarakat. ”Yang jelas waktunya, jelas proses, dan jelas sistemnya, semua unit PTSP menjadi satu kesatuan dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota penerima penghargaan sebagai Wali Kota Entreprenuer dari KIN ASEAN ini menuturkan, penghargaan yang diberikan kepada unit kerja PTSP Kota Tanjungpinang dilaksanakan oleh 3 institusi, yaitu Kemenpan RB, Ombudsman, dan KPK. Ketiga lembaga ini yang telah memberikan penilaian dari apa yang kita peroleh di semua sektor.

Ia berharap, penilaian ini tidak saja di PTSP, tetapi dilakukan disemua wilayah pelayanan publik, sehingga semua unit pelayanan publik kita mampu menjadi zona integritas menuju WBK, mulai dari tingkat Keluraham, Kecamatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil maupun RSUD. Dengan demikian, semua hal pelayanan publik mengikuti mekanisme aturan yang berlaku. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here