Lis: Teruslah Berkarya, Hasilkan Produk yang Berkualitas

0
594
H Lis Darmansyah

TANJUNGPINANG – Untuk meningkatkan sektor ekonomi keluarga masyarakat di Kota Tanjungpinang, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro mengadakan pelatihan menjahit tingkat mahir bagi ibu rumah tangga di Tanjungpinang.

Sebanyak 20 orang Ibu rumah tangga merupakan utusan dari 18 Kelurahan di Kota Tanjungpinang akan mengikuti pelatihan menjahit selama 20 hari kerja. Mulai 2 Mei sampai 26 Mei 2017, di ruang praktik menjahit SMK Negeri 2 Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, mengatakan setiap program yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat, semuanya punya tujuan sosial.

Dan hasil yang diharapkan akan berdampak bagi peningkatan ekonomi keluarga. Untuk itulah, setiap program yang disusun pemerintah selalu linear dan sinergi dengan permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat.

”Kegiatan pelatihan menjahit benar-benar mampu bantu masyarakat, ibu-ibu diberi bakat supaya punya modal entrepreneur dan menjadi usahawan, tetapi jika kegiatan ini hanya sekedar seremonial, maka tujuan tidak bisa tercapai,” ucap Lis kepada seluruh peserta.

Lis kemudian mengingatkan kepada peserta supaya punya usaha jangan muluk-muluk, buatlah sesuatu yang sederhana dahulu, tetapi punya nilai kualitas yang luar biasa.
Ibu-ibu harus bisa lahirkan ide-ide dan kreatifitas, jangan tunggu ada yang menjahit, tetapi ibu-ibu bisa keluarkan produk, misalnya membuat jilbab.

”Ibu-ibu punya jilbab buatan mana,” tanya Lis lagi.

Kata Lis, banyak dari Tasikmalaya atau Sumatera Barat, apalagi di Tasikmalaya itu, rata-rata ibu-ibu RT memproduksi jilbab, produknya sudah sampai ke Malaysia, Turki, hingga Pakistan. Hal-hal sederhana seperti ini yang harus ibu-ibu pikirkan, punya inisiatif dan kreatif, meski sederhana tetapi nilai kualitasnya luar biasa, saya yakin ibu-ibu pasti bisa.

”Ke depan, bila usaha ibu-ibu memang menjanjikan dan membutuhkan modal, Insya Allah pemerintah akan membantu, supaya usaha para ibu-ibu bisa berkembang,” tegas Lis. Lis minta kepada perangkat lurah, untuk aktif mencari dan membina kelompok-kelompok kreatif yang ada di wilayahnya masing-masing.

”Kepada para peserta, mudah-mudahan melalui pelatihan ini, ibu-ibu sudah punya modal bakat untuk membuka usaha jahit yang bisa membantu ekonomi keluarga,” tutupnya.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro, Efendi menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk menekan jumlah pengangguran yang ada di Kota Tanjungpinang. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang merupakan utusan dari Kelurahan se Kota Tanjungpinang.

Dia berharap, setelah pelatihan ini ibu-ibu lebih trampil dan produktif, manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga, apalagi ibu-ibu kita bantu dengan mesin jahit, mudah-mudahan bantuan ini tidak mubazir, terlebih lagi sampai mesin jahit ini sampai berpindah tangan atau di jual, kalau sampai di jual kami minta pertanggungjawaban dari ibu-ibu semua.

Untuk memastikannya, kami akan melakukan pengawasan setiap 2 bulan sekali. Ini kita lakukan supaya masyarakat Kota Tanjungpinang benar-benar mempunyai sumber daya manusia yang bermutu dalam wirausaha, khusunya kepada ibu-ibu rumah tangga dan yang tidak punya pekerjaan tetap.

Sehingga selain berwirausaha, ibu-ibu bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” harapnya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here