Listrik Membaik, Sambung Baru Minim

0
613
PASANG TRAVO PLN: Petugas PLN saat memasang travo listrik di Batu 8 Atas untuk aliran listrik kawasan Dompak dan sekitar, belum lama ini. F-Suhardi/tanjungpinang pos

Saat terjadi krisis listrik di Tanjungpinang pemerintah selalu menyebut banyak calon investor yang gagal berinvestasi. Ternyata, saat listrik surplus, geliat investasi malah tidak terlihat.

TANJUNGPINANG – Surplus listrik di Pulau Bintan kini tak terbatas. Tak cuma membuat ekonomi kembali bergairah, tapi warga yang ingin mendapatkan sambungan listrik tak perlu masuk daftar tunggu. Listrik tersedia dan siap disalurkan dari Batam ke Pulau Batam. Ada 563 MW daya Batam-Bintan yang tersedia. Beban puncak Batam-Bintan 370 MW. Jadi, ada 193 MW yang akan disalurkan ke Bintan dan Batam.

Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) PLN Riau Kepri Dwi Suryo Abdullah menjelaskan, sejak interkoneksi listrik Batam-Bintan, telah mengairahkan perekonomian di Pulau Bintan. Saat ini daya suplai listrik dari Batam ke Pulau Bintan mencapai 150 Megawat (Mw) yang dialiri sebanyak empat gardu induk. Rata-rata setiap daerah daya kebutuhan pemakaiannya, tak lebih dari 70 Mw. Beban punyak sendiri di Pulau Bintan capai 62 Mw.

Artinya kebutuhan listrik di saat ini melimpah, masyarakat Pulau Bintan tak khawatir adanya pemadaman bergilir.  ”Karena sudah kelebihan daya ini, tapi sayang sambungan baru minim. Kita pastikan tidak ada pemadaman. Kalau pun ada pemadaman, itu karena temporer, gangguan sementara namanya,” ujar Dwi Suryo Abdullah kepada Tanjungpinang Pos, Senin (7/8)

Dwi, belum bisa merincikan, berapa jumlah besaran surplus, khususnya yang tersedia di wilayah Ibukota, hanya saja kata dia, daya listrik di Tanjungpinang tetap tersedia dan siap melayani calon pelanggan Kota Tanjungpinang, mengatakan sekarang jumlah daftar tunggu sambung baru terus berkurang. Dan, sejak krisis ekonomi, jumlah sambung baru juga berkurang. “Sekarang pengembang yang bangun rumah baru juga berkurang. Paling kita layani 100 sambungan baru per bulannya,” kata dia.

Kata dia, dunia industri yang sudah dilayani sambungan baru listrik adalah kawasan Lobam dan Lagoi, Bintan. Sistemnya, mengunakan kabel di bawah tanah. Belum bisa diterapkan semua jaringan listrik di bawah tanah di Pulau Bintan. Karena, investasinya cukup besar. Dan, pelabuhan Dompak belum ada listriknya, karena memang belum ada pengajuan dari Pemprov Kepri. Listrik di Pulau Bintan sudah bagus, tapi justru ekonomi menurun. Juga berdampak jumlah pelanggan baru minim. ”Sekarang saja orang bikin rumah sudah mengajukan listrik. Belum bisa dialirkan ke rumah tersebut karena pembangunya belum selesai,” bebernya.

Kata dia, PLN terus melakukan peningkatan pelayanan. Tak ada lagi istilah PLN Tanjungpinang kekurangan daya. Berapa dayapun yang dibutuhkan, PLN sudah siap menyuplainya. Termasuk, warga yang mengajukan tambahan daya, PLN akan melayaninya. ”Kalau dulu ada yang mengajukan tambahan daya, kita masih pendataan dulu, tapi sekarang langsung dilayani,” bebernya.

Sementara itu, M Anson, Asisten Manager Pelayanan dan Administrasi PLN Cabang Kota menambahkan, saat ini tidak ada lagi jadwal pemadaman bergilir seperti beberapa bulan lalu. ”Listrik di Pulau Bintan tidak ada lagi pemadaman, kecuali ada gangguan,” bebernya. Ia juga minta kepada pengembang, yang sudah bangun rumah dan telah selesai, baiknya melaporkan ke PLN, agar PLN bisa melayani sambungan baru. (SUHARDI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here