LKKPN TWP Lepas 540 Tukik

0
416
PIHAK LKKPN dan Premier Oil serta masyarakat saat pelepasan Tukik atau anak penyu di pantai sekitara Anambas. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Untuk menjaga habitat Penyu, maka 540 ekor anak penyu (Tukik) dirilis pada hari Penyu dan Kura-kura sedunia, oleh Wilayah Kerja (Wilker) Taman Wisata Perairan (TWP) Kepulauan Anambas LKKPN Pekanbaru, Primier Oil, Kelompok Masyarakat Peduli Penyu Pulau Pahat (P4) Kabupaten Kepulauan Anambas Rabu (23/5).

ANAMBAS – 540 ekor tukik tersebut, terdiri dari jenis penyu hijau sebanyak 260 ekor dan dari jenis penyu sisik sebanyak 280 ekor. Yogi Yanuar Kepala Loka KKPN Pekanbaru mengatakan, momentum ini bertujuan untuk mengingatkan kepada warga dunia bahwa keberadaan penyu di alam semakin langka dan terancam serta untuk mendorong umat manusia untuk menyelamatkan spesies penyu.

”Dua dari enam spesies penyu yang terdapat di Indonesia diketahui hidup di perairan KKPN TWP Kepulauan Anambas yakni jenis penyu hijau dan penyu sisik,” kata Yogi, Kamis (24/5).

Menurut Yogi, pemanfaatan telur penyu serta produk turunan penyu lainnya oleh manusia memberikan andil yang besar terhadap penurunan populasi penyu. Seperti di ketahui, bahwa harapan hidup tukik hingga menjadi penyu dewasa hanya sekitar satu persen dari jumlah total telur penyu yang berhasil menetas menjadi tukik.

”Perusakkan habitat penyu serta pembuangan sampah plastik secara sembarangan, semakin memperburuk keadaan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yogi mengungkapkan, beberapa peluang dapat diambil oleh masyarakat dalam memanfaatkan penyu untuk menghasilkan uang tanpa mengganggu keberadaan penyu tersebut yakni dengan Ekowisata Turtle Watching.

Berjalannya Ekowisata Turtle Watcing tentunya harus terus berpatokkan dengan Code of Conduct, yang telah di tetapkan sebelumnya demi menjaga kelestarian penyu. Hal itulah yang dicoba oleh Pokmas P4 dan 10 orang anggota yang dipimpin Hairumazani. Hairuzami mengatakan, beberapa fasilitas fisik yang mendukung ekowisata Turtle Watching hampir siap. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here