Lobi-lobi Parpol Stagnan

0
765
NONTON BOLA: Endi Maulidi (kanan) bersama Sekdaprov Kepri T Arif Fadillah dan Kepala OPD di lingkungan Pemko Kepri di Stadion Citra Mas Batam. F-abas/tanjungpinang pos

Jelang Pilwako Tanjungpinang 2018

Pergerakan politik di Kota Tanjungpinang jelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang masih terlihat adem-adem saja.

TANJUNGPINANG – Sebelumnya sempat muncul sejumlah nama tokoh yang ingin meramaikan bursa bakal calon kepala daerah. Malah kini sejumlah partai politik malah terlihat stagnan dalam melakukan manuver dan lobi-lobi politik. Partai pemenang pilkada di Kota Tanjungpinang yakni PDIP sampai saat ini juga belum terlihat melakukan gerakan untuk berkoalisi atau maju sendiri dan meminang H Syahrul lagi.

Menurut pengamat politik Provinsi Kepri, Endi Maulidi, ia memprediksi, ada tiga pasangan calon kepala daerah di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang tahun 2018 mendatang. Meskipun ia melihat lobi-lobi parpol yang memiliki kursi di DPRD Tanjungpinang untuk berkoalisi masih stagnan. Tiga pasang calon Wako dan Wawako Tanjungpinang yang diprediksinya, bisa saja nanti Lis Darmansyah akan berpasangan dengan Riono.

Baca Juga :  Parpol Inginkan Lis dan Syahrul Head to Head

Kemudian H Syahrul akan berpasangan dengan Ade Angga yang merupakan Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang dan Ketua DPD Golkar Tanjungpinang. Sedangkan Ing Iskandarsyah digadang-gadang berpasangan dengan Endang Abdullah. Iskandarsyah sendiri merupakan anggota DPRD Keri dari PKS. Sedangkan, Endang kini sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kota Tanjungpinang.

”Ini baru prediksi. Tapi, manuver politik masih adem-adem saja. Pak Syahrul juga belum mengumumkan secara resmi apakah akan maju sebagai bakal calon wako atau masih ingin berpasangan dengan H Lis Darmansyah. Pengerakan partai menuju pilwako masih santai-santai saja,” tegasnya.

Mantan Ketua PKB Provinsi Kepri, pilwako akan seru bila yang maju sebagai calon ada tiga pasang. Supaya masyarakat memiliki banyak pilihan untuk menentukan siapa yang layak menjadi pemimpin di Ibu Kota Provinsi Kepri untuk lima tahun ke depanya (2018-2023). Kata mantan anggota DPRD Kepuluan Riau (Bintan sekarang), intinya, siapapun yang terpilih menjadi kepala daerah di Tanjungpinang periode 2018-203, bisa membuat perubahan yang terbaik di Ibu Kota Provinsi Kepri, yaitu Tanjungpinang.

Baca Juga :  Panwas Sudah Bisa Terima Aduan Masyarakat

Perubahan yang diinginkan masyarakat adalah perubahan peningkatan untuk kensejahterakan masyarakat Tanjungpinang, lebih baik lagi. Supaya Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri masuk daerah lebih baik. Baik itu mulai dari segi pembangunan hingga kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.

”Untuk mewujudkan ini semua, perlu sosok orang yang serius dan punya kemampuan itlektual yang mumpuni. Saya yakin ini bakal terwujud,” sebut dia. Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Tanjungpinang Ade Angga, tak lain salah satu calon Wako Tanjungpinang, menjelaskan bila H Lis Darmansyah tetap berpasangan dengan H Syahrul di pilkada nanti, Golkar akan menantangnya di pilwako nanti.

Baca Juga :  Konsultasi, Rian Melaju ke Wako Batam

”Pak Lis dan Pak Syahrul tetap berduet lagi, Golkar akan mengusung calon untuk melawan Lis-Syahrul mendatang,” kata Ade Angga. Dan, dalam waktu dekat ini, Golkar akan mengumumkan kepada publik, Golkar akan berkoalisi dengan partai siapa.(ABAS-ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here