Lomba Balita Sehat Memotivasi Orangtua

0
87
Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma beserta Hj Juwariyah Syahrul bersama peserta LBS 2019.

TANJUNGPINANG – Salah satu upaya meningkatkan kemampuan dan pengetahuan orangtua mengasuh anak, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk dan KB) Kota Tanjungpinang melaksanakan Lomba Balita Sehat (LBS) 2019.

Kegiatan diikuti 100 peserta, terdiri dari dua kategori. Diantaranya kategori A, usia 6 hingga 24 bulan dan kategori B, usia 25 sampai dengan 60 bulan. Masing-masing kategori terdiri dari 50 peserta perwakilan setiap kelurahan di Tanjungpinang.

Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma yang juga dihadiri Ketua PKK Tanjungpinang, Hj Juwariyah Syahrul menghadiri pemberikan hadiah kepada pemenang LBS 2019, Kamis (12/9) pagi.

Hj Rahma mengingatkan kepada seluruh orangtua agar rutin membawa anaknya ke posyandu guna memantau tumbuh kembang anak. Ini merupakan dasar menciptakan sumber daya masyarakat di masa akan datang.

Menurutnya, masa anak diusia dua tahun merupakan periode yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangannya, khususnya dalam pemenuhan gizi dan kesehatan.

”Dengan asupan gizi seimbang akan membantu anak untuk tumbuh sehat dan mencapai kemampuan optimal sehingga dapat berkontribusi baik dalam masyarakat,” ucapnya.

Terkait dukungan pemerintah terhadap Balita, Rahma menuturkan, melalui Dinkes Dalduk KB Tanjungpinang memiliki program imunisasi rutin agar tidak mudah sakit maupun terserang virus serta program lainnya.

Dituturkannya, jumlah Balita di Kota Tanjungpinang kini 20.846 jiwa atau 7,67 persen dari penduduk yang berjumlah 271.645 jiwa.

Menurutnya, perlu perhatian serius terhadap pertumbuhan dan perkembangan setiap balita. Serta merasa senang, sebab disambut baik masyarakat khususnya para orangtua.

”Sebaik-baiknya program yang dilaksanakan pemerintah, kalau masyarakatnya tidak antusias maka program ini tidak akan maksimal,” ucapnya.

Kadinkes Dalduk dan KB Tanjungpinang, Rustam menuturkan, pelaksanaan LBS bertujuan meningkatkan motivasi peran serta orangtua dan masyarakat dalam upaya percepatan tumbuh kembang balita yang optimal. Berupaya menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ia menuturkan, setiap anggota keluarga perlu mengetahui bagaimana pentingnya pemenuhan aspek pengasuhan, kesehatan, gizi maupun imunisasi yang lengkap.

Dituturkannya, pemerintah dengan rutin sesuai waktu yang ditentukan melaksanakan imunisasi. Bahkan melakukan sosialisasi ke kelompok masyarakat maupun melalui pendidikan dengan turun ke sekolah-sekolah.

Gelaran LBS telah dilakukan melalui tiga tahap penilaian. Dimulai tahap awal, penilaian status imunisasi. Meliputi imunisasi lengkap, tepat waktu sesuai usia bayi yang dilaksanakan 5 Agustus hingga 5 September lalu.

Tahap kedua penilaian pertumbuhan dan status gizi pada 5-6 September dan tahap ketiga penilaian kesehatan gigi dan mulut pada 12 September 2019.

Penilaian tahap ketiga ini merupakan pemantapan pemenang lomba. Hasilnya, terpilih sepuluh anak dari dua kategori yang dinilai terbaik oleh tim juri menjadi pemenang.

Ia menuturkan, bagi para pemenang diberikan hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat dan sepeda. Sementara yang tidak masuk juara, tetap akan mendapatkan sertifikat dan bingkisan.

Acara turut dihadiri, Kepala Puskesmas, camat, lurah serta orangtua maupun Balita.

Ditambahkannya, hari ini, Kamis (13/9) pihaknya pun akan memberikan apresiasi dengan mewisuda Balita yang sudah lengkap imunisasi dasarnya.

”Besok, sebanyak 200 anak yang masih di bawah dua tahun dan sudah lengkap imunisasinya akan kita wisudakan,” ucapnya.

Dituturkannya, ada 4.000 Balita di bawah dua tahun yang melaksanakan imunisasi, namun yang diwisuda yang memenuhi kriteria ditentukan. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here