Lonjakan Penumpang hingga 300 Persen

0
183
Suasana antre mobil di pelabuhan Roro Tanjunguban, Minggu (23/12). f-jendaras / tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Libur cuti bersama dan Natal banyak dimanfaatkan warga Tanjungpinang berlibur ke luar daerah. Ini membuat lonjakan penumpang feri di Pelabuhan Sribintan Pura Tanjungpinang. Lonjakan penumpang di pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo ini naik hingga 300 persen dibanding hari biasa.

Apada Minggu (23/12) saja, penumpang yang keluar mencapai 3.888 penumpang sampai pukul 13.35 WIB. Tujuan terbanyak keberangkatan adalah ke pelabuhan Punggur. Karena terjadi lonjakan, setiap feri yang sandar langsung dipenuhi penumpang dan langsung berangkat.

Menurut “Humas PT Pelindo Tanjungpinang, Oggi Silalahi, lonjakan penumpang sudah terjadi sejak Sabtu (22/12). Lonjakan penumpang diperkirakannya akan terus terjadi sampai 25 Desember. Diperkirakan Oggi Silalahi, arus keberangkatan dan kedatangan akan terus hingga tahun baru.

Untuk keerangkatan sabtu (22/12) saja jumlah penumpang yang berangkat melalui pelabuhan SBP sekitar 5.860 orang. Padahal, pada hari biasa hanya sekitar 2.000 orang.

”Lonjakan penumpang sudah terlihat pada Jumat lalu, dan meningkat drastis pada Sabtu atau dua hari sebelum perayaan Natal,” sebutnya, Minggu (23/12).

Selain tujuan Pelabuhan Punggur, Batam, di pelabuhan ini juga ada feri yang berlayar ke rute lain, seperti Natuna, Anamabs, Karimun dan ke Tanjunguban.

Dari pantauan Tanjungpinang Pos, karena padatnya arus keberangkatan, penumpang harus mengantre tiga kali di ponton agar mendapat kapal.

”Ramai sekali penumpangnya. Mungkin karena libur panjang yang dimanfaatkan warga liburan ke Batam,” tuturnya.

Ia sendiri mengaku pergi ke Batam ingin berbelanja keperluan perayaan Natal. Hal senada disampaikan Yulia yang pergi ke Batam karena memanfaatkan waktu libur empat hari.

Mulai dari Sabtu (22/12) dan kembali masuk bekerja Rabu (26/12). ”Lumayan waktu libur bisa dimanfaatkan berjalan keluar daerah,” tuturnya.

Sementara itu, di Tanjunguban, puncak arus mudik dan libur Natal terjadi pada Sabtu (22/12) lalu di Pelabuhan ASDP roro Tanjunguban. Namun untuk Minggu (23/12) kondisi kendaraan sudah ramai lancar dan tidak terlalu panjang antrean kendaraan.

Astuni, Manajer Perlintasan ASDP Tanjunguban mengatakan, kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan di pelabuhannya terjadi sejak Jumat (21/12) sore. Namun, untuk jumlah perjalanan masih normal, yaitu sebanyak 11 perjalanan sehari.

”Jumat kendaraan dan penumpang ada peningkatan, tetapi teratasi semua, tidak ada penambahan jam maupun jumlah perjalanan,” katanya.

Untuk hari Sabtu, lanjutnya, jumlah perjalanan ditambah hingga pukul 20.00 WIB atau sebanyak 2 perjalanan. Totalnya ada 13 perjalanan pada hari tersebut. Untuk kendaraan roda 4 lanjutnya, pada Sabtu tersebut sebanyak 15 kendaraan tidak terangkut dan diinapkan di parkiran.

”Untuk hari ini ramai lancar, antrean pun tidak banyak. Aman dan lancar, kami tidak akan menambah perjalanan jika hingga pukul 18.00 WIB seluruh kendaraan sudah terangkut,” jelasnya.

Ditambahkannya, berdasarkan kebijakan yang sudah diambil, untuk truk bermuatan material dan bukan sembako tidak diperbolehkan menyebrang bila kondisi kapal penuh dan antrean panjang.

”Untuk yang kami utamakan adalah truk bermuatan kebutuhan pangan, kendaraan penumpang dan sepeda motor,” jelasnya.

Untuk kapal yang melayani penyeberangan ada 4 kapal yaitu KMP Muria, Barau, Swarmana dan Jembatan Kapuas.

Sementara itu, untuk kondisi penyeberangan di Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban tampak ramai lancar. Tidak ada penambahan jumlah perjalanan. (dlp/aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here