Luka yang Jadi Wisata

0
594
Pelancong asyik berfoto di Danau Biru di Sei Lepan, Bintan. f-jendarastanjungpinang pos

Danau Biru, Sei Lepan, Bintan

LUKA bumi Bintan di masa lampau itu kini telah hilang. Bekasnya, tidak. Kesannya, iya. Tapi justru, dari bekas itu telah beralih rupa menjadi keindahan yang memukau mata.

Sungguh itu semua butuh waktu. Dan hasil sudah begitu lama menunggu itu tidak juga sia-sia. Tidak ada yang pernah melupakan, bahwasanya dalam tahun-tahun sebelumnya, bumi Bintan direnggut pasirnya. Alhasil, lubang besar menganga di sana-sini. Bermeter-meter kedalamannya. Lubang yang niscaya sukar ditambal dan mengembalikannya dalam bentuk serupa.

Namun, alam bekerja dengan cara paling misterius dalam “menyembuhkan” dirinya. Semisal apa yang terlihat di desa Sei Lepan, Seri Kuala Lobam. Lubang-lubang itu kini telah beralih-rupa menjadi sebuah kubangan air yang indah.

Sudah tidak terhitung orang yang berkunjung ke sana. Luka bumi itu telah terobati. Dari sebelumnya yang sekadar lubang-lubang, kini jadi lokasi favorit untuk berfoto.

Betapa tidak, danau yang luas dan berwarna biru jernih menjadi lokasi yang cukup asik. Ditambah lagi putihnya pasir yang berada di sekeliling danau juga membuat pemandangan yang indah dengan paduan warna yang indah dan ceria. Tidak heran, meski bukan merupakan objek wisata, namun lokasi ini sering dikunjungi untuk memotret dan sekedar menikmati keindahannya.

Eko, salah seorang pengunjung lokasi tersebut mengatakan, dirinya bersama rekan-rekannya cukup penasaran dengan berbagai foto yang menggambarkan danau tersebut. Lokasinya yang cukup jauh pun menjadi tantangan untuk mendatangi.

Menurutnya, lokasinya yang berada di pedalaman dan jalan yang tak banyak dilalui orang pastinya menggambarkan lokasi yang masih alami. “Cukup bagus lokasi dan pemandangannya. Bagus untuk berfoto-foto di tepiannya, warnanya biru bersih,” katanya.

Ia menambahkan, lokasi-lokasi seperti ini harus tetap dijaga dan bila dikunjungi jangan dikotori dengan membuang sampah sembarangan. “Ini bagian dari spot-spot indah di Bintan, jadi kalau datang harus dijaga juga,” pungkasnya. (jendaras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here