Lukita Ingin FTZ BBK Terhubung

0
597
Kepala BP Batam, Lukita saat dialog yang digelar The Indonesia Economic Forum Regional dan BP, Selasa (27/2) di Batam. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri.

Selain itu diharapkan agar antardaerah Free Trade Zone (FTZ) atau (KEK) di Batam, Bintan dan Karimun (BBK), terkoneksi. Tidak hanya konektivitas infrastruktur, namun juga konektivitas digital dalam mendukung pertumbuhan investasi.

Harapan itu disampaikan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita saat Batam Economic Forum yang digelar Indonesia Economic Forum dan BP Batam, Selasa (27/2). BP mendukung program yang mengemuka dari Gubernur belakangan ini untuk mewujudkan Jembatan Babin.

”Jembatan Babin menjadi opsi kita dalam pemerataan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini bagian konektivitas membangun ekonomi. Kita dengan Karimun, siapkan konektivitas digital,” kata Lukita.

Baca Juga :  Rukun Beragama, Kepri Raih Harmoni Award

Namun diharapkan, jembatan itu tidak hanya menyeberangkan mobil. BP berharap bisa digunakan untuk transportasi massal, seperti MRT. ”Jembatan kita harapkan tidak hanya untuk orang, tapi juga untuk barang. Sementara untuk orang, kita harapkan untuk transportasi massal,” harapnya.

Menurutnya, konektivitas BBK sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan konektivitas BBK, akan bisa lebih mudah menghadapi masalah.

”Makanya kami dengan Gubernur akan memberikan dukungan untuk konektivitas Batam, Bintan/Tanjungpinang dan Karimun. Termasuk melalui konektivitas Jembatan Babin,” tekad Lukita.

Konektivitas juga diharapkan tidak hanya melalui jembatan. Namun juga konektivitas pelayanan investasi. Konektivitas antardaerah investasi dinilai akan memudahkan investor dalam mengurangi biaya. ”Kita harapkan, dampaknya untuk biaya murah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ini Dia Pemenang Lomba Vlog Anugerah Desiminasi Informasi

Pada dialog yang berlangsung, Lukita menjanjikan kemudahan-kemudahan bagi investasi di Batam. Diingatkan jika Batam masih banyak potensi. Sehingga diminta semua pihak selalu optimis.

”Terus terang, potensi Batam sangat besar. Pertama, potensi karena letak yang strategis. Selain itu ada insentif dalam perizinan,” beber Lukita di hadapan pengusaha dari Singapura dan Batam.

Dia optimis, Batam akan mengalami pertumbuhan yang tinggi ke depan. Alasan itu juga mereka menggelar dialog untuk mendorong optimisme pengusaha di Batam juga.

”Adaya perbedaan pandangan BP dan Pemko, kami yakini sebagai kekuatan. Kita lihat sekarang, jalan-jalan dibangun pak Wali Kota. Pak Wali bilang, saya bangun jalan, Pak Kepala BP bangun bandara, pelabuhan, kawasan industri dan lainnya,” cerita Lukita.

Baca Juga :  Apri Gunakan Istilah Adaptasi dengan Pola Hidup Baru

Diakuinya, pihakya akan fokus dalam mendoronng pertumbuhan ekonomi di Batam. Selain industri, saat ini BP Batam sedang menyiapkan fasilitas/destinasi pariwisata dan event.

”Selain itu, kami menyiapkan untuk Batam sebagai pusat logistik regional. Ini bukan sekedar wacana, tapi sudah kami survei. Ini bisa menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Caranya, dengan memperbaiki bandara dan pelabuhan,” imbuhnya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here