Lurah Mesti Awasi Titik Banjir

0
95
Permukiman warga Kaveling Punggur yang terendam banjir beberapa waktu lalu. f-istimewa

BATAM – Camat dan lurah diminta untuk memonitor titik banjir di musim penghujan ini di wilayah kerja mereka masing-masing. Jika banjir melanda, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mesti cepat melapor ke istansi terkait agar segera ditangani. Tujuannya, agar peristiwa banjir itu cepat ada solusinya dan tidak viral di media sosial seperti yang terjadi di Nongsa pekan lalu.

”Monitor titik banjir di wilayah kecamatan dan kelurahan masing-masing. Dan koordinasikan dengan Bina Marga (Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air),” pinta Amsakar kepada camat dan lurah di Batam.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, ia langsung cek ke Nongsa saat dapat informasi banjir. Ia memimpin langsung rapat dengan kecamatan dan pihak terkait untuk menuntaskan masalah banjir tersebut.

Rudi minta pihak PT Kaliban Bangun Prakarsa segera membangun drainase. Banjir yang terjadi di RW 21 Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa tersebut akibat pembangunan perusahaan tanpa mengindahkan kondisi lingkungan. ”Bangun drainase atau hentikan semua. Kalau tidak, tarik balik lahannya,” kata Rudi.

Berdasarkan hasil rapat disepakati, untuk sementara Satuan Kerja Kementerian PUPR bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air akan membuat spack RAB Box Cluvert untuk normalisasi. Sementara, pihak perusahaan menyetujui dan akan memberikan bantuan senilai Rp 100 juta untuk normalisasi tersebut. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here