Lusa, Ranperda Permukiman Kumuh Disahkan

0
662
SALAH satu Kawasan pemukiman yang ada tepatnya di Sungai Lakam Barat, Karimun. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

DPRD Karimun melaksanakan sidang paripuran terbuka untuk umum untuk pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pencegahan dan peningkatan perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Karimun, Rabu (28/2) besok.

KARIMUN – ”Pansus Ranperda telah bekerja dalam kurun waktu 2 bulan, untuk membahas Ranperda ini. Dengan melibatkan dinas terkait dan kementerian, serta daerah lain yang memiliki Perda dimaksud,” kata Ady Hermawan, Ketua Pansus Ranperda, Senin (25/) kemarin

Ady menjelaskan, pembahasan Ranperda tentang Pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh.

Baca Juga :  Raja Bakhtiar Daftar Calon Wabup

Hal itu bermula dari keterlambatan atau ketidakmampuan perkotaan, dalam mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat.

Sehingga, menimbulkan perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Selain itu, ditambah faktor keterlambatan dalam penanganan kekumuhan yang terjadi memperparah kondisi kekumuhan sehingga mengakibatkan degradasi lingkungan perumahan dan permukiman.

Tidak dapat dipungkiri bahwa di Kabupaten Karimun, juga terdapat permukiman kumuh sebagaimana telah ditetapkan pada Keputusan Bupati Karimun No 188.B Tahun 2014 tentang penetapan lokasi kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Karimun.

Penetapan itu yakni di Kecamatan Karimun ada di Pulau Kambing, Orari, Telaga Tujuh. Sedangkan, di Kecamatan Meral ada di Baran Barat, Gang Asoka dan Kuda Laut. Total keseluruhan seluas 49,76 hektar.

Baca Juga :  Satpam Harus Mampu Deteksi Masalah

Tahun 2017, melalui Kementerian PUPR telah dilakukan peningkatan kualitas kawasan kumuh di Kelurahan Sungai Lakam Timur dan Baran Barat, sebesar Rp 1 miliar, masing masing mendapat Rp 500 juta. Untuk pencegahan kumuh dilakukan di Kelurahan Lubuk Puding, Tanjung Batu Kecil, Tanjung Hutan, Harjosari, Kapling, Teluk Uma, Pamak dan Desa Parit.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here