Mabes Cek Kesiapan Pemilu Polres

0
23
Tim Mabes Polri dipimpin Brigjen Pol Fiandar (tengah) mengecek kesiapan personel Polres Tanjungpinang dalam menghadapi Pemilu 2019. F-raymon/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Tim Asistensi Mabes Polri kunjungi Polres Tanjungpinang mengecek pelaksanan pengamanan pemilu Operasi Mantap Brata 201.

Ketua Tim Asistensi Mabes Polri Brigjen Pol Fiandar mengatakan, mengecek persiapan dari Polres Tanjungpiang dalam agenda pemilu. Kita tanyakan apa kesulitan mereka. Mereka jawab lancar tak ada masalah.

”Pinang ini di lihat memang cukup adem ayem aman ya. Tapi jangan sampai terlena, tetap waspada dan mengontrol kondisi di lapangan tetapi aman terkendali,” katanya Selasa (4/12).

Lanjutnya, sistem coolling system atau suasana pendinginan terhadap situasi tertentu dalam penyelenggaraan pemilu harus berjalan baik.

”Pesan Kapolri coolling system dimainkan. Sehingga polarisasi terhadap situasi Kamtibmas tetap baik,” sebutnya.

Menurutnya, sistem pendingin digaungkan oleh Kapolri menjadi prinsip penyelesaian dalam suatu masalah pemilu dengan mengedepankan musyawarah mengumpulkan semua pihak mendinginkan situasi agar tetap terjaga.

”Sistem pendingin dimainkan sehingga polarisasi masyarakat dalam rangka pemilu tidak mengganggu kamtibmas,” jelasnya.

Selain itu juga ditekankan kepada anggota Polres Tanjungpinang yang pertama itu netralitas dan terkait dengan kecurangan pemilik kami serahkan semua kepada Bawaslu.

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Sujoko menyebutkan, hari ini Polres Tanjungpinang kedatangan tim asistensi dari Mabes Polri. Tim Asistensi mengecek kesiapan Polres Tanjungpinang dalam rangka kesiapan Pemilu 2019.

”Adapun penekanan beliau, untuk netralitas, cooling system yang dilakukan oleh Polres Tanjungpinang dan sistem pengamanan terkait dengan anggaran serta penggunaan kekuatan,” tuturnya.

Waka membeberkan, pihaknya telah memetakan wilayah pemilihan yang akan mendatang ada kategori rawan satu di Tanjungpinang sebanyak 16 TPS itu di kategori dikarena jarak antara TPS satu dengan TPS lainnya itu berjauhan.

”Untuk mengatasi rawan satu ini pihaknya menerapkan pola pengamanan 2-2-4, dua personel, dua penjaga TPS dan empat Linmas,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here