Mahasiswa Bangkitkan Gairah UMKM

0
334

TANJUNGPINANG – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang turut membantu menggairahkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) akhir tahun ini.

Program kali ini akan menggandeng pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang untuk pendataan UMKM dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang ada di Tanjungpinang untuk menjadi peserta.

Salah satu dosen Prodi Manajemen Ekonomi STIE Pembangunan, Satriadi menjelaskan, saat ini masih dalam tahapan registrasi pendaftaran untuk peserta KKN.

”Kurang lebih sejak pendaftaran hingga penutupan kegiatan KKN selama tiga bulan. Dimulai Oktober hingga Desember mendatang. Namun kegiatan aktif dilapangan kurang lebih dua bulan,” ungkap Satriadi, kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Baca Juga :  BTI Terima 110 Mahasiswa Baru

Satriadi menambahkan, pada situasi pandemi Covid-19 pihaknya juga mengikuti aturan protokol kesehatan serta membatasi kunjungan mahasiswa-siswi ke lokasi KKN.

”Para mahasiswa sudah turun ke lapangan. Hanya saja durasinya dibatasi. Misalnya dalam sebulan kita buat minimal kunjungan ke objek KKN 8 Kali. Dengan durasi per kunjungannya minimal 2,5 sampai 3 jam,” tambah dia.

Nantinya, lanjut Satriadi, peserta KKN akan mengidentifikasi, observasi dan melakukan pendataan terkait permasalahan yang dihadapi UMKM dan KUBE.

Kemudian, mahasiswa turut berperan mencarikan solusi yang tepat terkait persoalanan yang dihadapi pelaku UMKM dan KUBE dengan efektif dimasa pandemi ini.

Baca Juga :  10 Mahasiswa UMRAH Ikuti Diklatsar

Tentunya dengan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DLP). Sehigga, pelaku UMKM dan KUBE mampu bertahan pada situasi pandemi yang saat ini masih melanda yang berskala nasional bahkan dunia.

Saat ini, diketahui Pemerintah Pusat tengah berupaya untuk membangkitkan perekonomian nasional lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dibeberapa sektor termasuk UMKM dan KUBE.

Terlebih, pandemi Covid-19 ini berbagai sektor termasuk perekonomian ditengah masyarakat juga terkena dampaknya.

”Jadi intinya peran mahasiswa-mahasiswi kita pada KKN kali ini, untuk membantu pemulihan perekonomian daerah khususnya pelaku UMKM dan KUBE,” tuturnya.

Baca Juga :  1.302 Orang Mulai Belajar Kurikulum 19

Bagi mahasiswa yang berada di luar Tanjungpinang, tetap menyesuaikan didaerahnya masing-masing.

Dengan harapan, peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat mampu membangkitkan perenomian pada situasi pandemi. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here