Mahasiswa Belajar Pupuk dan Olah Tanah

0
396
ISEP, Ketua Kelompok 12 KKN Stisipol Raja Haji Tanjungpinang saat belajar perawatan tanaman bersama Kelompok Tanam Segantang Lada di Tanjungpinang Timur, baru-baru ini. f-istimewa

KKN Stisipol Raja Haji di Tanjungpinang

Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN-PM) Tahun 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang mempelajari proses pengolahan tanah dan pemupukan terhadap tanaman dengan menggunakan pupuk kandang.

TANJUNGPINANG – Kelompok mahasiswa ini yaitu dari kelompok 12 Kota Tanjungpinang yang KKN membantu petani dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional yang sedang digalakkan pemerintah.

Isep Ilhami selaku Ketua Kelompok 12 Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, mengatakan kegiatan dalam minggu kedua pada hari Sabtu (18/7) kemarin.

Isep mengatakan, pelaksanaan KKN-PM kelompok mereka melaksanakan pembuatan bidang (bedeng) untuk penanaman bibit yang akan mereka jalankan selama KKN nanti.

”Kami dari Kelompok 12 pada minggu kedua, mempersiapkan lahan untuk menanam bibit. Dimana bibit yang akan kami tanam ini bisa panen dalam masa waktu yang diberikan selama KKN yaitu 30 hari ke depan,” ungkap mahasiswa dari Prodi Administrasi Publik tersebut.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Stisipol Gelar Simposium Pelayanan Publik

Ia melanjutkan, bahwa bibit yang akan mereka tanam nanti yaitu sejenis sayur-sayuran yang masa panennya cepat.

”Nanti kami Kelompok 12 akan menanam sayuran seperti bayam, kangkung, kacang panjang dan ketimun,” ucapnya.

Selain dalam pembuatan bidang untuk tanam bibit, Kelompok 12 yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Segantang Lada dari Kelompok Tani Kelurahan Pinang Kencana ini juga mempelajari tentang bagaimana proses pemupukan dengan  pupuk kandang.

”Di sela waktu pembuatan bedeng untuk tanaman, kami juga mempelajari bagaimana perawatan dalam tanaman, seperti bagaimana proses pemupukan dengan pupuk kandang dan juga bagaimana perawatan tanaman,” lanjutnya.

Isep dan kelompoknya sangat bersemangat dalam menjalani kegiatan KKN ini. Dimana mereka mendapatkan respon yang baik dari mitra dan juga diberikan dukungan terhadap mereka.

”Kami sangat senang dan semangat menjalani KKN ini, karena kami dapat respon yang baik dan support dari mitra dan pengetahuan yang lebih tentang bagaimana cara proses dalam bidang pertanian. Dan dengan begitu kami juga mengerti begitu pentingnya ketahanan pangan di masyarakat apalagi dalam masa pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Bawa Sarapan Lontong

Ia juga menjelaskan, kelompok tani sengaja memilih menanam bibit sayuran yang cepat panen agar para mahasiswa ini bisa lebih dalam memahami cara mengolah lahan, penananaman, pemupukan, perawatan hingga masa panen.

Ke depannya, diharapkan mereka bisa mengembangkannya. Sehingga, jika punya lahan kosong sudah bisa dijadikan kerja sampingan untuk menambah penghasilan atau minimal bisa memenuhi kebutuhan sayur di rumahnya.

Di kelompok Tani Segantang Lada yang merupakan mitra dari kelompok 12 KKN-PM Stisipol Raja Haji ini juga ada bagian perikanannya. Dimana ada beberapa kolam ikan Nila.

Selain membantu petani, mahasiswa KKN Stisipol Raja Haji Tanjungpinang juga sekaligus memantau tahapan penyelenggaraan Pilkada di Kepri sesuai dengan kerja sama yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bawaslu Kepri.

Idris, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri mengatakan, kerja sama dengan Perguruan Tinggi (PT) yang tertuang di MoU salah satu program Bawaslu RI yaitu pengabdian masyarakat melibatkan kalangan mahasiswa di seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Kepri. Salah satunya Stisipol Raja Haji Tanjungpinang.

Baca Juga :  Pemuda Jangan Mudah Share Informasi Hoax

Intinya, peran mahasiswa-mahasiswi dalam pengawalan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 termasuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Kepri.

Saat ini, pemerintah menjalankan program ketahanan pangan yang dilakukan berbagai instansi dan lembaga. TNI dan Polri juga melakukannya. Bahkan, lebih luas lagi lahan yang dikelola dengan menanam berbagai jenis tanaman termasuk budidaya ikan tawar.

Satker Kementerian Kelautan dan Perikanan seperti Badan Perikanan Budidaya Laut (BPLP) Batam yang menabur bibit ikan di lautan, dengan harapan ke depan ikan itu bisa berkembang dan menghidupi nelayan.(adly “bara” hanani)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here