Mahasiswa Ciptakan Pakan Ikan Budidaya

0
751
PRAKTIK: Mahasiswi FIKP UMRAH saat praktik memisahkan isi perut dari daging ikan untuk dijadikan pakan. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP-UMRAH) melaksanakan praktik pembuatan pakan ikan (Pelet).

Pembuatan pakan ini bahan bakunya isi perut ikan. Pihaknya memisahkan isi perut degan daging ikan lalu direbus selama 20 menit saja.

Setelah itu, kulit ikan tersebut dibuang dan dipisahkan antara daging dan tulangnya lalu proses selanjutnya daging ikan tersebut dijemur. Mahasiswi semester 5 Prodi Budidaya Perairan FIKP-UMRAH, Imay Jullianty menjelaskan, banyak para peternak ikan mengeluhkan sulitnya mencari pelet. Bahkan tak memiliki kemampuan untuk membuat sendiri.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Ada Lomba Desain Poster untuk Pelajar se-Pulau Bintan

Melalui kegiatan ini, ilmu yang dimiliki akan ditularkan bagi petani budidaya ikan. Untuk itu, ia bersama kelompoknya yang terdiri enam orang tersebut ingin membuat formula pakan ikan yang lama terapung dipermukaan air.

”Selain mengapung lebih lama, penting juga membuat pakan tersebut memiliki kandungan protein yang tinggi. Agar ikan yang memakan pakan itu kenyang, sekaligus praktik ini bisa belajar untuk menekuni dunia usaha khususnya untuk pembuatan pakan ikan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (3/10).

Sebelumnya, beberapa praktik di lapangan juga dilakukan. Seperti mendatangi petani budidaya ikan, seperti di Kampung Madong. Tujuannya, agar mengetahui kualitas ikan yang dibudidaya dengan melakukan wawancara kepada petani tesebut. Mulai dari faktor air, pakan serta hasil panennya.

Baca Juga :  Anggota GMKI Tambal Jalan Berlubang

”Setelah itu, baru praktik membuat pakan ini. Saat ini, prosesnya masih sampai pada pengeringan dengan di jemur untuk kemudian dilanjutkan ketahap berikutnya,” katanya.

Tujuan praktik tersebut untuk mengetahui bagaimana komposisi pembuatan pelet dari bahan dasar ikan. ”Praktik pembuatan pelet, nantinya juga akan menjadi bahan penelitian kami di Prodi Budidaya Perairan. Sehingga kami lebih mengetahui, dan mendapat pengalaman pembuatan.(ADLY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here