Mahasiswa Gelar Festival Otak-otak

0
860
LOMBA MEMASAK: Para peserta yang merupakan Ibu-ibu yang mengikuti Festival Makanan Otak-otak sedang memasak. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang sedang me laksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) beserta Karang Taruna Kawal Madani, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang menggelar Festival Makanan Khas Otak-otak Kawal.
Kegiatan itu digelar di halaman Gedung Community Center di Kelurahan Kawal, Selasa (29/8). Mahasiswa UMRAH yang KKN tersbeut mengusung tema besar Revolusi Mental 2017 di Kelurahan Kawal.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Revolusi Mental UMRAH Alfiandri SSos MSi mengatakan, tujuan digelarnya Festival Makanan Khas Otak-otak Kawal, untuk menjadikan masyarakat itu mandiri. Dalam rangka mendukung Program Indonesia Hebat, melalui Gerakan Indonesia Mandiri yang merupakan nawacita Presiden RI Joko Widodo. ”Jadi program ini merupakan tindaklanjut dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia. Salah satunya untuk menjadikan Indonesia mandiri, kami menggelar Festival Makanan Khas Otak-otak Kawal ini,” sebut Alfiandri, kemarin.

Ia melanjutkan, Keluaran Kawal merupakan salah satu sentra kuliner khas dengan makanan otak-otak yang terkenal di Bintan. Untuk itu, mahasiswa yang sedang mengikuti KKN Revolusi Mental tahun ini bisa belajar dalam mengolah makanan khas daerah. ”Ada 11 kelompok yang mengikuti festival ini, dan setiap kelompok terdiri dari dua orang. Peserta ada mahasiswa serta warga Kawal,” terang Alfiandri, yang juga seorang dosen Ilmu Administrasi Negara Fisip UMRAH.

Sedangkan, pemenang ditentukan dari 5 kriteria yang ditetapkan panitia. Diantaranya, cita rasa otak-otak, kebersihanm penampilan, kemasan penyajian dan kreatifitas. ”Kriteria penilaian itu yang diterapkan, dan semua produk otak-otak disajikan lalu di nilai dewan juri,” ungkap Alfiandri.

Usai perlombaan, pemnang diumumkan dengan juara pertama di raih ibu Susi, juara kedua diraih ibu Surtina serta ditempat ketiga diraih ibu Rukiah. Sedangkan, untuk juara harapan satu hingga dua diaraih Ibu Noni dan Ibu Sarah. ”Masing-masing pemenang mendapatkan uang pembinaan. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 1,5 juta, kedua Rp 1 juta, ketiga Rp 750 ribu. Sedangkan juara harapan 1 dan 2 masing menerima Rp 500 ribu dan Rp 300 ribu,” sebutnya.(ADLY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here