Mahasiswa Harus Keluar dari Zona Nyaman

0
920
SEMINAR: Motivator termuda Muhammad Zahri (berdiri) saat memberikan motivasi kepada mahasiswa pada seminar nasional yang digelar UMRAH. f-SHENDY/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Maritim Raja Haji (FE-UMRAH) menggelar seminar nasional kewirausahaan.

Seminar nasional itu mengambil tema, ”Kewirausahaan dan Kepemimpinan Pemuda Mandiri 2017 berlangsung di Auditorium Gedung Rektorat UMRAH, Minggu (26/3) di Dompak, Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Deni Saputra, Sekretaris Umum Young Enterpreneur Community Indonesia.

”Seminar ini untuk memberikan pandangan dan pola pikir pemuda setelah lulus kuliah,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa yang telah lulus dari universitas selalu berpikir untuk mencari pekerjaan.

Dengan adanya seminar yang bekerjsama dengan Umum Young Enterpreneur Community Indonesia ini, akan mengubah pola pikir pemuda.

Tujuan ini sejalan dengan kata ”mandiri”, pada slogan ”ayo bangun pemuda berkarakter, berakhlak, dan mandiri” yang melandasi acara seminar.

”Dengan seminar ini, pentingnya mengubah pola pikir itu agar pemuda mampu berinovasi dan berusaha membuka lapngan pekerjaan dengan wirausaha,” jelasnya.

Sebelumnya, seminar perdana ini terbagi ke dalam dua sesi, di mana sesi pertama telah berlangsung di Asrama Haji pada 5 Maret lalu.

”Untuk sesi yang di Asrama Haji lalu, materi yang disampaikan lebih menonjolkan ilmu keagamaan,” ungkapnya.

Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmanyah yang turut hadir mengatakan, agar mahasiswa memiliki mindset bahwa kesuksesan tidak hadir dengan sendirinya.

”Mencapai sukses itu butuh proses, dan ini perlu didorong agar mahasiswa memiliki mindset itu,” kata Lis.

Selain itu, seminar tersebut juga menghadirkan motivator termuda Indonesia Muhammad Zahri.

Pada saat mengisi materi seminar, ia memotivasi mahasiswa yang hadir agar mahasiswa perlu keluar dari zona nyaman untuk meraih kesuksesan.

”Hari ini saya terangkan kepada kawan-kawan, untuk berani keluar dari zona nyaman. Kita harus belajar berbeda,” katanya.

Zahri menekankan, setiap mahasiswa harus memiliki alasan yang kuat agar diri mampu keluar dari zona nyaman.

Di tambah dengan keberanian dalam mengambil resiko, serta mampu dan semangat menghadapi tantangan dan membuat diri menjadi kepepet.

Seminar tersebut sukses dilaksanakan, dan dihadiri kurang lebih 350 mahasiswa. (cr36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here