Mahasiswa Hipnotis Warga untuk Bertani

0
617
BUPATI Lingga, H Alias Wello dan tamu undangan dari Kementan RI dan mahasiswa pertanian saat penanaman padi serentak di Lingga, belum lama ini.F-istimewa

LINGGA – Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa dari Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Malang dan Bogor, perlahan-lahan mulai menghipnotis warga Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan untuk gemar bertani dan beternak.

”Masyarakat sangat antusias mengikuti beberapa kegiatan anak-anak mahasiswa dan sambutan dari masyarakat kita sangat baik banyak ilmu yang didapat,” kata Hanafi, Kepala Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan, Rabu (14/3) lalu.

Dikatakannya, saat ini anak-anak mahasiswa dari STPP Malang dan Bogor ini menanam di lahan seluas 55 hektare bersama dengan masyarakat yang dibuka pada 2016.

Baca Juga :  27 Sarjana Lulus dengan IPK Cumlaude dari STIE

Sementara untuk lahan yang baru dibuka belum dapat diolah oleh masyarakat salah satu kendalanya adalah karena musim panas sementara saluran irigasi belum tersedia.

Selain melakukan praktik pertanian, mahasiswa dari STPP Malang dan Bogor ini juga mempraktikkan tentang tata cara berternak dan beberapa kegiatan lainnya seperti penanaman pakan ternak, penyuluhan masalah ternak serta pembuatan pupuk dari kotoran ternak.

Berbagai teknik atau cara beternak dan bersawah diberikan secara cuma-cuma oleh mahasiswa PKL ini kepada masyarakat. ”Para mahasiswa ini hanya libur satu hari, yaitu pada Jumat dan Minggu sementara Senin-Kami dan Sabtu mereka kembali beraktivitas bersama warga,” sebutnya.

Baca Juga :  Warga Diajari Cara Menanam Sayur Organik

Di waktu-waktu libur tersebut, sebagian besar mahasiswa juga memanfaatkan untuk bergaul dengan lingkungan sekitar sambil memberikan informasi dan wawasan tentang pemanfaatan halaman rumah untuk kegiatan bertani seperti menanam sayur dan lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini Kepala Desa Resang mengaku sangat terbantu untuk kemajuan desanya di sektor pertanian. Selain dari mahasiswa tersebut, sebelumnya Kapolres Lingga juga memberikan banyak motivasi dan semangat kepada warga sekitar untuk mensukseskan program pertanian di Kabupaten Lingga. Salah satunya adalah, dengan membentuk kelompok tani di Desa Resang dengan nama Aok Lingga.

Baca Juga :  Setara Kampus di Pulau Jawa

Kerja keras dan motivasi Polres Lingga tersebut sukses merubah kebiasaan masyarakat disana, yang sebelumnya fokus nelayan dan kini dapat membagi tugas antara nelayan dan bertani. ”Di sini sebagian besarnya memang nelayan, tapi sekarang sudah terbagi ada yang jadi nelayan dan ibu-ibunya bertani turun kesawah,” imbuhnya. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here