Mahasiswa Jangan Sia-siakan Waktu Luang

1
762
Seminar: DR Herry Putra saat memotivasi semangat wira usaha mahasiswa di Gedung Perpustakaan Daerah Provinsi Kepri, Sabtu (9/12). f-istimewa

TANJUNGPINANG – Motivator sekaligus pengusaha laundry sepatu DR Herry Putra berpesan agar mahasiswa manfaatkan waktu luang untuk menekuni dunia usaha. Pesan itu ia sampaikan, saat mengisi materi pada seminar Entrepreneur Muslim and Digital Marketing InThe Era Of Digital Economic yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Tanjungpinang.

Seminar tersebut diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Daerah Provinsi Kepri, Sabtu (9/12). Di hadapan 200 peserta baik itu mahasiswa dan peserta umum, Herry Putra memberikan pandangan serta membangkitkan semangat anak muda untuk menekuni dunia usaha atau berdagang.

Menurutnya, berdagang sebagai ibadah dan sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW bagi seorang muslim. Selain itu, nabi menilai aktivitas berdagang adalah aktivitas yang punya banyak manfaat bagi banyak orang. Sebab, berdagang adalah salah satu aktivitas yang dapat memenuhi kebutuhan orang banyak.

”Perlunya memotivasi kalangan muda Islam untuk giat berwirausaha, agar dapat menjalankan anjuran nabi. Bekerja keras dan berwirausaha sejak masa muda, Karena bekerja keras akan memberikan banyak pelajaran penting dalam hidup,” sebut Herry, kemarin.

Dengan berdagang, tentunya dapat menciptakan peluang kerja bagi orang lain. ”Selagi muda, berkhayal lah ingin membuat ini itu. Dengan berkhayal, dan ditopang dengan keinginan yang kuat. Maka, apa yang kita ingin wujudnya Insya Allah terwujud,” terangnya.

Ia mengingatkan, dalam berdagang harus memiliki skema untuk menggapai sukses. Ia juga menambahkan, apabila anda termasuk orang yang yang kreatif maka otak kanan yang lebih dominan.

Mengapa demikian, lanjut Harry, karena otak kiri telah diatur sejak kecil dan menyebabkan manusi berpikir tidak dinamis. Harry juga beranggapan, konsep pola pikir saat ini harus diubah dengan menggunakan otak kiri.

”Di negara Jepang sana buku tulis anak sekolah tidak ada pakai garis. Sedangkan kita ada, dan jika kita menulis di buku harus dimulai dengan halaman pertama. Kalau tidak guru pasti negur, dan ini contoh kecilnya yang menjadi pemikiran kita sejak kecil dominan otak kiri dari pada otak kanan. Konsep pemikiran ini yang perlu diubah,” jelas Harry.

”Orang yang cenderung menggunakan otak kiri, maka ketika ia ingin berusaha atau berdagang. Maka hanya niatnya saja, tetapientah kapan mulainya dan cenderung berpikir negatif,” tegasnya.

Untuk itu, mahasiswa jika memiliki waktu luang maka manfaatkan lah sebaik-baiknya. Bisa dengan berdagang kecil-kecilan, dan tanpa mengganggu waktu kuliah. Narasumber lainnya yakni Agan Hengki menambahkan, pada era digital yang saat ini harus mbisa dan melek terhadap pengembangan bisnis online atau toko online dengan memanfaatkan Media Sosial.

”Dengan membuat bisnis online atau toko online, bisa lebih mudah untuk menjual barang dagangan kita. Sehingga, untuk menjalan usaha bisa dengan modal atau biaya yang kecil dan dibandingkan dengan toko konvensional,” jelas Hengki.

Acara juga di hadiri oleh Ketua STAI MU Drs H Amir Husin MM, Wakil Ketua I Bidang Kurikulum Suhardiman M pd i, Wakil Ketua II Bidang Keuangan ernawati M pd, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Nazaruddin M H, Ketua Jurusan Ekonomi Syariah STAI MU Ir Hartoto Msi. (abh)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here