Mahasiswa Kepri Harus Kompak Perangi Hoax

0
460
DISKUSI: Mahasiswa Kepri antusias mengikuti seminar tentang hoax di Asrama Haji Tanjungpinang belum lama ini. F-Suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Perkembangan media sosial (Sosmed) saat ini dinilai sudah sangat mengkhawatirkan untuk semua kalangan masyarakat.

Sosmed harusnya menjadi media interaksi sosial serta berbagi informasi yang bersifat positif, justru saat ini dimanfaatkan sebagai media penyampaikan informasi kebenarannya diragukan atau palsu (hoax).

Hal ini diungkapkan Fachrizan, Ketua Komunitas Aku Indonesia, saat mengikuti seminar dengan tema Pers dan Citizen Jurnalism, di Asrama Haji Tanjungpinang, Kamis (23/2).

”Informasi Hoax berpotensi memancing hal negatif dan berdampak menimbulkan perpecahan,” tegas Fachrizan.

Ia menyampaikan seminar ini dalam rangka momentum Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017, baru digelar di Ambon.

Pihaknya sengaja mengangkat tema peran Pers dan Citizen agar kedepan generasi muda tidak mudah terprovokasi dengan informasi palsu atau hoax yang dapat menghancurkan kerukunan serta hubungan silaturahmi masyarakat.

Acara itu menghadirkan pembicara Kepala Kesbangpol Kepri Syafrisalisman, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri Ramon Damora, Iptu Yulinus dari Tim Cyber Crime Polda Kepri.

”Kami sebagai mahasiswa tidak hanya antusias memerangi berita hoax dan siap menciptakan Kepri yang damai tanpa terpancing berita hoax,”sebutnya.

Ia menambahkan, generasi muda Kepri harus kompak dalam memerangi informasi hoax itu, untuk membentengi masyarakat Kepri dari perpecahan.

”Intinya masyarakat tidak mudah terpancing, dan kami akan mensosialisasikan bahayanya informasi hoax kepada masyarakat. Jangan sampai menyebarluaskan berita yang dianggap tak jelas,” jelasnya. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here