Mahasiswa KKN UMRAH dan Masyarakat Gelar Pesta Rakyat

0
248
KADES Desa Toapaya Utara Sayet (kanan) saat melihat salah satu peserta yang ikut lomba membuat kue dari nanas yang digelar bersama mahasiswa KKN-UMRAH. f-istimewa

BINTAN – Dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang bersama masyarakat menggelar pesta rakyat dan kegiatan workshop.

Kegiatan itu memeriahkan perayaan HUT RI di Desa Toapaya Utara Bintan dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan rakyat seperti lomba panjat pinang, tarik tambang dan lomba lainnya yang dihadiri oleh seluruh masyarakat Desa Toapaya Utara serta yang melibatkan mahasiswa KKN UMRAH 2019.

Dalam rangkaian kegiatan ini, mahasiswa juga ikut serta menggelar workshop makanan dari bahan buah nanas.

Adapun kegiatan dilaksanakan, Minggu (25/8) dimulai dari pukul 14:00 WIB hingga 17:00 WIB berlokasi di halaman parkir Kantor Desa Toapaya Utara yang diikuti oleh setiap kalangan masyarakat Toapaya Utara dan workshop diikuti oleh 4 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 4 sampai 5 orang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Toapaya Utara, Sekretaris Desa, Ketua PKK Toapaya Utara, Babinsa Toapaya Utara, Bhabinkamtibmas, dan seluruh masyarakat Desa Toapaya Utara. Sayet, selaku Kepala Desa Toapaya Utara pada saat menyampaikan kata sambutan menngatakan, ia sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-UMRAH tersebut, dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa.

Menurutnya, rekan-rekan mahasiswa telah membantu mensukseskan pesta rakyat dan memberikan ilmu dan telah berinovasi dalam menciptkan ekonomi kreatif kapada masyarakat Toapaya Utara ini melalui workshop.

”Tidak pernah terpikirkan bahwasanya buah nanas, bisa dibuat berbagai macam kreasi seperti kue ulang tahun. Dari buah nanas bisa membuat puding nanas jeli art dan lainnya yang ditampilkan oleh setiap kelompok,” ujar Sayet.

Nuzul Fitriadi, selaku perwakilan kelompok mahasiswa KNN-UMRAH menjelaskan, tujuan dari workshop ini adalah mereka ingin menciptakan perekonomian rumah tangga yang kreatif dan inovatif dan juga bisa memberikan edukasi kepada masyarakat di Toapaya Utara. Karena buah nenas itu, bukan hanya untuk dijual mentah tetapi bisa diolah.

”Sehingga bisa menghasilkan nilai jual yang ekonimis yang lebih tinggi,” ungkap Nuzul kepada Tanjungpinang Pos.

Sekadar informasi, saat ini, UMRAH Tanjungpinang memiliki lima fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Adapun visi UMRAH adalah, menjadi pusat unggulan riset dan budaya maritim yang berdaya saing internasional pada tahun 2040.

Sedangkan misinya, Misi UMRAH, menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan berwawasan kemaritiman yang berbudaya dan bereputasi internasional.

Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya melalui riset dan inovasi berbasis kemaritiman yang bereputasi internasional.

Memanfaatkan dan menyebarluaskan hasil riset dan inovasi yang berwawasan kemaritiman dan bereputasi internasional.

Serta membangun kerja sama institusi dengan berbagai pihak dalam dan luar negeri untuk mempercepat pengembangan, penguatan dan pencapaian kelembagaan yang terkemuka di tingkat internasional.

Tujuan didirikannya UMRAH untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berbudaya, berwawasan kemaritiman dengan cara mengintegrasikan konsep sains dan nilai-nilai budaya Melayu yang bersifat universal dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here