Mahasiswa Lain Tak Bisa Mencontek

0
2304
SALAH satu contoh Vlog mahasiswa Stisipol yang digunakan untuk UTS dan UAS nanti. F-istimewa

UTS dan UAS Stisipol Lewat Vlog

Agar sesama mahasiswa tidak bisa saling mencontek, maka Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (AS) Sekolah Tinggil Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang akan menerapkan ujian melalui media rekaman video (Vlog).

TANJUNGPINANG – INILAH upaya yang dilakukan pihak kampus maupun dosesn Stisipol Raja Haji Tanjungpinang supaya semua mahasiswa belajar keras dan tidak berharap dari temannya.

Sejak perkuliahan dialihkan ke rumah masing-masing secara online, mahasiswa terus berusaha aktif belajar. Dan ini juga salah satu cara untuk mengantisipasi mewabahnya virus Korona (Covid-19).

Tak hanya perkuliahan biasa, namun UTS dan UAS hingga sidang skripsi juga menggunakan sistem daring.

Seperti yang diterapkan Stisipol Raja Haji Tanjungpinang ini, UTS dan UAS tetap berjalan seperti biasa. Namun formatnya saja yang berubah.

Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka MPM menjelaskan, nantinya UTS ataupun nanti UAS diserahkan kepada dosen untuk dapat mendesain alat evaluasi yang efektif.

Baca Juga :  Anak Suku Laut Kuliah di Taiwan

Endri menambahkan, untuk level mahasiswa-mahasiswi S1 tentu kemampuan analisis yang dipentingkan.

Maka tentu pelaksanaan evaluasi melalui UTS dan UAS, dapat disesuaikan dalam pembuatan soalnya. Sehingga, apa yang dikhawatirkan soal menyontek bisa diatasi.

”Karena tidak mungkin analisis dari mahasiswa dalam menjawab pertanyaan bisa sama persis. Kalaupun sama, tentu dosen sudah punya rambu untuk menentukan penilaiannya sendiri,” jelas Endri, Senin (6/4) melalui pesan WhatsApp-nya.

Bahkan beberapa dosen, lanjut Endri, justru menerapkan evaluasi pembelajaran dengan menjawab melalui media Vlog.

Dimana mahasiswa harus meng-upload-nya ke media sosial untuk selanjutnya bisa dinilai oleh dosen melalui link Youtube yang dimiliki mahasiswa.

”Jadi bisa dipastikan. Saat ini mahasiswa Stisipol Raja Haji sebagian besar sudah punya akun di media sosial. Salah satunya akun Youtube. Itu merupakan salah satu bentuk antisipasi atas perilaku menyontek,” tambahnya.

Baca Juga :  20 Pelajar Natuna Dapat Beasiswa Kuliah dari Pemkab

Contoh, kata dia, ketika meminta mahasiswa-mahasiswinya menyampaikan gagasannya pada mata kuliah Seminar Administrasi Publik melalui Vlog.

Begitu juga dengan seminar usulan penelitian dan sidang skripsi menggunakan metode teleconverence dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Cloud Meeting.

”Aplikasi itu cukup lancar serta efektif dilaksanakan dan mudah digunakan oleh siapapun,” singkat Endri.

Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, sudah lebih dulu menggunakan aplikasi perkuliahan dengan sistem daring untuk menggantikan perkuliahan dengan tatap muka.

Setiap dosen sudah memanfaatkan metode daring yang selama ini sebenarnya sudah diperkenalkan di lingkungan Stisipol Raja Haji seperti Google Classroom, Webex, WA, Team Viewer dan Zoom in Meeting.

Lanjut Endri, saat situasi seperti sekarang sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid 19, maka semua aktivitas baik perkuliahan serta pelayanan kampus kita gunakan aplikasi-aplikasi tersebut.

Endri juga menjelaskan, terkait aplikasi yang disebutkan tadi bahwa Stisipol Raja Haji jauh sebelum situasi kondisi Covid 19 memang sudah mempersiapkan diri menghadapi era digitalisasi serta Revolusi Industri 4.0.

Baca Juga :  Mahasiswa Belajar Pupuk dan Olah Tanah

”Bahkan visi kita sudah disesuaikan. Saat ini ternyata jadi momentum untuk semua warga kampus baik mahasiswa, dosen, dan pegawai untuk dapat memanfaatkan aplikasi sosial media yang mendukung terlaksananya sistem perkuliahan jarak jauh,” tambah Endri.

Selain itu, lanjut dia, aplikasi yang ada saat ini sangat membantu perkuliahan non tatap muka meskipun masih terbatas karena pemanfaatannya masih bersifat gratis.

Untuk soal bimbingan skripsi, Endri Sanopaka menerangkan, sebenarnya bimbingan untuk skripsi mahasiswa, Stisipol Raja Haji sudah lama diterapkan metode non tatap muka, salah satunya menggunakan media sosial WhatsApp.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here