Mahasiswa Libur, Bus Rapid Sulit Dapat Penumpang

1
743
Lima armada BRT terparkir di Terminal Sungai Carang Tanjungpinang karena sulitnya mendapatkan penumpang. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang tidak mengoperasikan lima Bus Rapid Transit (BRT) disaat tanggal kalender merah. Seperti Selasa (29/5) yang memperingati Hari Raya Waisak. Bus ini juga kembali tidak dioperasikan Jumat ini (1/6), karena juga kalender merah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto beralasan lima bus tidak dioperasikan karena tidak ada masyarakat umum mau memanfaatkan bus untuk dijadikan kendaraan transportasi darat di Tanjungpinang. Terutama dihari-hari libur nasional.

Para sopir bus mengeluh karena susah untuk mendapat penumpang dari kalangan masyarakat umum. Kalau hari biasa, tidak hari libur nasional, sambung Bambang, sopir masih bisa mendapatkan penumpang dari kalangan anak mahasiswa/i. Pasalnya, yang baru memanfaatkan jasa transportasi angkutan darat, yaitu bus dari kalangan anak mahasiswa. Ada mahasiswa yang pergi kuliah menuju ke kampusnya di Dompak dan kampusnya di Senggarang.

Baca Juga :  Penerimaan Retribusi Parkir Belum Maksimal

”Sekarangkan mereka (anak mahasiswa, red) libur. Kalau kita paksakan juga beroperasi bus itu, tidak bakalan dapat penumpang. Wong sepi juga tidak ada penumpang,” terang dia.

Kata dia, belajar dari pengalaman sebelumnya, setiap libur alias tanggal merah, sopir bus selalu tidak membawa penumpang dari terminal Sungai Carang menuju ke Dompak Pergi Pulang (PP), atau dari Terminal Sungai Carang menuju ke Senggarang PP.

”Anggota kita (Dishub, red) selalu lapor. Karena kalau bus jalan, anggota kita selalu ikut dan berada di dalam bus itu. Jadi, anggota kita tahu kondisi ril di lapangan seperti apa,” sebut dia.

Baca Juga :  Banjir di Kawasan Rawasari akan Ditangani BM

Tidak beroperasi bus tersebut, mengundang pertanyaan dari Suriyawadi, salah satu warga Batu 10 Tanjungpinang. Pasalnya, ia sudah duduk berlama-lama di Terminal Sungai Carang hanya untuk menunggu jalannya bus tersebut. Ternyata, bus yang akan ditumpangi dari Terminal Sungai Carang menuju Senggarang tidak beroperasi.

”Tahu seperti ini, saya tidak menunggu lama di sini (Terminal Sungai Carang, red),” ucap Suriyawadi sambil melontarkan ucapan terima kasih kepada awak media ini, yang menghampirinya di halte berada di Terminal Sungai Carang.

Baca Juga :  Biaya Seragam Siswa Masih Dibahas

Seharusnya, kata dia, Dishub Kota Tanjungpinang membuat pengumum, kalau bus tidak beroperasi pada saat libur atau tanggal merah. Pengumuma ini, pesan dia, harus ditempel di sekitar halte bus. Agar masyarakat tahu jadwal keberangkatan bus tersebut.

”Kalau seperti inikan, kita tidak tahu. Untung saja, abang tanya ke saya. Kalau tidak, entah sampai kapan saya akan duduk di halte ini,” sebut dia. (dri)

Loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here