Mahasiswa Malaysia Kunjungi UMRAH

0
83
MAHASISWA UiTM Malaysia foto bersama Rektor, Dekan FIKP dan lainnya saat bertandang ke Kampus UMRAH di Pulau Dompak Tanjungpinang, pekan lalu. f-istimewa

Diterima Prof Syafsir Akhlus, Bagian Program Jejak Melayu-Riau

Mahasiswa Universiti Teknologi Mara (UiTM) Kolej Melati Selangor, Malaysia melakukan kunjungan ke Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Selasa (27/8). Pertemuan diadakan di Ruang Serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak.

DOMPAK – Kunjungan tersebut diterima Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc. Kunjungan ini merupakan bagian dari program ‘Jejak Melayu-Riau’ bagi mahasiswa Kolej Melati, UiTM Selangor yang mereka laksanakan di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau selama sepekan ke depan

Pada penyambutannya, rektor secara singkat menjelaskan beberapa sejarah singkat mengenai hubungan dua negeri antara Malaysia dan Kepulauan Riau di hadapan para mahasiswa UiTM Kolej Melati tersebut.

Menurut rof. Dr. Syafsir Akhlus, tidak banyak perbedaan antara Malaysia dan Kepulauan Riau.

Sebab kedua negeri ini, merupakan serumpun Melayu yang memiliki pemimpin masa kerajaan atau kesultanan yang punya keterkaitan satu sama lainnya.

Dalam kunjungan itu, perwakilan rombongan Kolej Melati UiTM Selangor berkesempatan, untuk memperkenalkan Kampus UiTM Kolej Melati di hadapan rektor, dan beberapa perwakilan mahasiswa UMRAH serta dilanjutkan sesi tanya jawab.

Hadir juga pada kesempatan itu, Dekan FIKP UMRAH Assoc. Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA., Ka. BAKK Ary Satia Dharma, S.Sos, M.Si, Kabag. Kemahasiswaan dan Kerjasama Sarkisdin, S.Pd beserta beberapa orang staff,

Di penghujung acara, pertemuan singkat itu ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh rektor kepada rombongan UiTM Kolej Melati dan sebaliknya, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.

Sekedar menambahkan, sebelumnya Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau, Indra Jaya Khaira beri kuliah umum bagi Mahasiswa Bidikmisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) angkatan 2019. Senin (26/8) di Gedung Auditorium UMRAH, Dompak

Lagi, kehadirannya untuk kesekian kalinya di UMRAH adalah memenuhi undangan khusus dari Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus guna memberikan pemahamannya tentang pencegahan Fraud.

Dengan judul ‘Strategi Pencegahan Fraud dengan Sistem Pengendalian Intern dalam Membangun Mahasiswa Berkarakter Anti Korupsi’ kuliah umum itu berjalan dengan lancar

Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc mengawali acara dengan memberikan sambutannya ikut berpesan kepada seluruh peserta kuliah umum tersebut untuk dapat mengikuti kuliah umum itu dengan sungguh-sungguh agar tidak menjadi hal yang sia-sia

Pada kesempatan ini kita kehadiran narasumber yang merupakan orang hebat, beliau memiliki ilmu dan pengalaman yang banyak.

”Jadi saya minta kepada saudara-saudara sekalian Mahasiswa Bidikmisi UMRAH tahun 2019 untuk dapat mengikuti perkuliahan ini dengan sungguh-sungguh, agar tidak menjadi sia-sia,” tegas Syafsir Akhlus, Rektor UMRAH di hadapan 561 orang Mahasiswa Bidikmisi UMRAH 2019.

Saat ini, UMRAH Tanjungpinang memiliki lima fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Adapun visi UMRAH adalah, menjadi pusat unggulan riset dan budaya maritim yang berdaya saing internasional pada tahun 2040.

Sedangkan misinya, Misi UMRAH, menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan berwawasan kemaritiman yang berbudaya dan bereputasi internasional.

Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya melalui riset dan inovasi berbasis kemaritiman yang bereputasi internasional.

Memanfaatkan dan menyebarluaskan hasil riset dan inovasi yang berwawasan kemaritiman dan bereputasi internasional.

Serta membangun kerja sama institusi dengan berbagai pihak dalam dan luar negeri untuk mempercepat pengembangan, penguatan dan pencapaian kelembagaan yang terkemuka di tingkat internasional.

Tujuan didirikannya UMRAH untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berbudaya, berwawasan kemaritiman dengan cara mengintegrasikan konsep sains dan nilai-nilai budaya Melayu yang bersifat universal dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here