Mahasiswa Meragukan Kualitas Pilkada di Kepri

0
177
Pengurus dari berbagai organisasi bertemu dan berdiskusi. f-ISTIMEWA

BATAM – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak rencannya akan dilaksanakan waktu dekat. Tepanya 9 Desember 2020 mendatang.

Meski demikian persiapan penyelenggaran yaitu KPU dan Bawaslu dinilai kurang. Hal ini dikatakan beberapa ketua organisasi yang tergabung di dalam Cipayung Plus usai berdiskusi.

Organisasi tersebut yakni IMM, PMII, GMNI, HMI dan GMKI. Dari hasl diskusi yang dilaksanakan di Hotel Aston Batam, Rabu (14/10) bahwa terindikasi pelaksanaan Pilkada, khususnya di Kepri kurang berkualitas.

Ketua Umum DPD GMNI Kepri Husnul H Mahubessy menuturkan, belum melihat gerakan yang di laksanakan oleh KPU Provinsi Kepri dalam hal ini mengenai sosialisasi Pilkada di masyarakat.

Misalnya sosialisasi dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih di tengah kondisi wabah Korona ini.

Menurutnya, perlu ada kepastian bahwa pelaksanaan Pilkada tertib, aman dan bisa meminimalisir tertularnya virus Korona.

”Kami menunggu bagaimana mekanisme atau proses pelaksanaan pemilihan nanti. Sejauh bagi masyarakat yang turut serta memberikan hak suaranya,” ucapnya.

Baca Juga :  Rafiq Tertarik Program Perkuliahan BTI

Kondisi Pilkada saat ini, menurutnya berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Saat ini sedang diterpa wabah Korona.

Menurutnya, pihak penyelenggara perlu melakukan sosialisasi tersebut. Sebab banyak masyarakat mungkin khawatir memilih.

”Biasanya dalam menjemput pesta pemilihan kepala daerah kita sering melaksanakan kegiatan sosialisasi baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat, maka Pilkada saat ini perlu sekali khususnya proses pemiluhan itu sendiri,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, usai pertemuan.

Menurutnya, poin yang paling penting dalam menyikapi Pilkada adalah bagaimana mengingatkan partisipasi pemilih.

Jangan sampai warga tak bisa menggunakan hak suara karena khawatir ke luar dari rumah.

”Pilkada ini pesta demokrasi, maka yang terpilih nantinya harus untuk mengwakili suara masyarakat secara maksimal. Jangan sampai partisipasi pemilih rendah,” paparnya.

Selain itu, perlu mensosialisasikan Pilkada di Kepri berjalan dengan baik, jujur dan bersih.

Baca Juga :  IT Fest BP Batam Hadir di Bandung

Ketua Umum GMKI Kepri-Riau, Rimbun Purba meminta pihak KPU Keperi lebih kreatif dalam melakukan sosialisasi partisipasi pemilih diberbagai kalangan.

Menurutnya kepastian keamanan jiwa dari paparan virus Korona perlu dipastikan penyelenggara. Jangan sampai warga kini masih khawatir pergi ke TPS.

Selain itu, ia juga meminta pihak Bawaslu tegas menindak Cakada yang melaksanakan kampanye di rumah ibadah.

Hal ini jelas dilarang aturan, Pasal 280 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang berbunyi, ’Pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan’.

Sekretaris PKC PMII Riau-Kepri April Hasibuan menuturkan, banyak masyarakat mempertanyakan netralitas penyelenggara, jangan sampai ada keberpihakan terhadap salah satu Paslon.

Itu akan mengurangi nilai demokrasi, maka dari itu meminta agar Bawaslu dan KPU untuk avaluasi kepada seluruh jajaran agar jangan ada yang bermain-main.

Baca Juga :  Investor Wajib Sediakan Dana 20 Persen

”Kami berharap penyelenggara menjalankan tugasnya tampa ada keberpihakan kepada unsur paslon, itu sangat bahaya,” tuturnya.

Ketua Umum Badko HMI Riau – Kepri, Suparjo meminta perlu mempertimbagkan pelaksanaan Pilkada pada Desember ini.

Kondisi saat ini belum ditemukan vaksin atau obat terhadap virus Korona. Jangan sampai membahayakan banyak jiwa.

Ketua Umum DPD IMM Kepri Anas Rullah Simanjuntak, mengatakan KPU belom serius dalam mengantisipasi terjadinya indikasi Golpot karena diselenggarakan di masa pandemi Covid-19.

Hal senada disampaikan Imron Nadi, SIp selaku Ketua Umum KAMMI Kepri.

”Beberapa waktu lalu banyak organisasi sudah mengutarakan kepada pemerintah dan penyelenggara agar Pemilu kembali ditunda, namun belum didengar,” ucapnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here