Mahasiswa Natuna Tanyakan Status Mes

0
715
DIALOG: Perwakilan mahasiswa saat berdialog dengan anggota DPRD Natuna untuk membahas status mes Natuna yang berada di Tanjungpinang. F-ISTIMEWA/tanjungpinang pos

NATUNA – Perwakilan Mahasiswa Tanjungpinang asal Natuna mendatangi DPRD Natuna guna mempertanyakan status Mes Pemkab Natuna yang selama ini mereka tempati. Hal ini dilakukan karena selama ini mahasiwa bingung atas peruntukan mes tersebut. Menurut mereka, Pemkab Natuna memerintahkan untuk dijadikan sebagai asrama mahasiswa.

Namun, pada kenyataanya mes itu ditempati juga oleh warga Natuna selain mahasiswa. ”Kami datang ke mari untuk mengadu kepada dewan. Kami ingin kejelasan, terkait status dan peruntukan mes yang ada di Tanjungpinangi. Karena selama ini bukan mahasiswa saja yang tinggal di sana, dan statutsnya masih sebagai Mes Pemkab. Kami bingung jadinya,” kata Februyadi, seorang perwakilan mahasiswa di Kantor DPRD Natuna, Kamis (2/10).

Baca Juga :  DBD Terus Menyerang Warga

Febru menjelaskan, saat ini ada 25 mahasiswa asal Natuna yang tinggal di mes itu. Mes tersebut, terdapat 16 kamar dan dua diantaranya dipergunakan untuk warga umum. ”Kami yang tinggal di situ cuma beberapa orang saja. Padahal, dulu bupati sudah menginstruksikan agar itu dipergunakan untuk mahasiswa,” terangnya.

Wakil Ketua I DPRD Natuna dan sejumlah anggota dewan lainnya yang turut menerima kedatangan mereka dan mengatakan, mes itu akan tetap memiliki dwifungsi yakni untuk mahasiswa dan untuk rumah singgah bagi warga Natuna sampai ada regulasi khusus untuk penyediaan asrama mahasiswa.

Baca Juga :  Kajati Meninjau Gedung Daerah, Sekarang Pembangunannya On the Trak

”Asrama itu tetap berfungsi untuk mahasiswa dan untuk warga secara umum. Bangunannya besar juga, jadi kalau tidak dipergunakan maksimal akan jadi sia-sia,” kata Candra, angggota DPRD Natuna.

Ia berjanji, ke depannya akan mengupayakan pada tahun berikutnya agar mahasiwa memiliki asrama tersendiri seperti yang ada di daerah lain. ”Adek-adek mahasiswa nanti dicarikan tempat khusus, agar asrama putera juga ada. Karena selama ini di Tanjungpinang hanya ada mahasiswa puteri,” tutupnya.

Hadir pada pertemua itu, Kadiskominfo Kabupaten Natuna, Raja Darmika, Kepala BPP, Suherman, Kabag Umum Pemkab Natuna, Suhari dan Perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here