Mahasiswa Olah Biji Durian Jadi Keripik

0
137
MAHASISWA KKN UMRAH di Desa Bintan Bekapur ketika mempraktikkan pembuatan keripik dari bahan biji durian. f-ISTIMEWA

KKN di Bintan, Mahasiswa UMRAH Ajari Masyarakat Berwiraswasta

Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Bintan Bekapur, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang menggelar kegiatan sosialisasi pembuatan keripik.

BINTAN – Mungkin sekedar membuat keripik, sudah terbilang biasa bagi khalayak umum. Namun, keripik yang satu ini sedikit berbeda karena berbahan dasar dari biji durian.

Ternyata, ketika kita menyantap buah durian lalu biji yang dibuang bisa bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Hal itu langsung digagas oleh Rizki, selaku mahasiswa ketua KKN di Desa Bintan Bekapur UMRAH 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Kelas 5 SDN 014 Teluk Bintan dan peserta kegiatan ini berasal dari warga Bintan Bekapur pekan lalu.

Proses pengolahan biji durian, dijelaskan oleh mahasiswa KKN Bintan Bekapur tersebut.

Menurut Rizki, biji durian yang diolah menjadi makanan ringan kiranya dapat memberikan nilai ekonomis, dalam meningkatkan perekonomian sekaligus tambahan pendapatan bagi masyarakat.

”Biji durian yang diolah juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Sehingga bisa menjadi cadangan makanan bagi manusia,” sebut Rizki.

Rizki menambahkan, biji durian ini banyak manfaat dan mengandung karbohidrat. Selain itu, bisa juga dijadikan sebagai pengganti nasi serta rendah kolestrol.

Kemudian, kelompok mahasiswa KKN UMRAH Desa Bintan Bekapur langsung mempraktikan pembuatan keripik.

Mulai dari pencucian biji durian, hingga penggorengan biji durian yang telah dihasilkan.

”Kami sangat senang, karena kaum ibu di Desa Bintan Bekapur datang untuk menyaksikan demo kami. Tujuan kami untuk memberikan ilmu serta pelatihan ini bisa dijadikan sebagai nilai tambah ekonomi bagi keluarga ke depannya,” sebut Rizki.

Dengan mempraktikkan langsung pembuatan keripik dari biji durian itu, maka Rizki dan mahasiswa lainnya turut melengkapi beberapa peralatan dapur seperti kompor gas, pisau dan lainnya.

Dengan demikian, ibu-ibu yang hadir pada sosialisasi itu benar-benar memahami proses dan tahapan pembuatan camilan dari biji durian.

Maka, Rezki dan mahasiswa lainnya berharap apa yang diberikan kepada masyarakat bisa bermanfaat ke depannya.

Terlebih, KKN sebagai bukti untuk menunjukkan kepekaan mahasiswa terhadap persoalan yang ada di masyarakat.

Kelompok mahasiswa KKN UMRAH di Desa Bintan Bekapur di bawah Bimbingan Dr. Ir. Khodijah, M.Si.

Seperti diketahui, daerah Bintan merupakan penghasil durian. Pokok durian tumbuh bagus di daerah ini. Sehingga banyak durian Bintan yang dijual ke Tanjungpinang dan Batam. (ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here