Mahasiswa STAI MU dan STAIN SAR Donor Darah

0
146
Menwa saat donor darah di acara peringatan Sumpah Pemuda.

TANJUNGPINANG – Terbatasnya ketersediaan darah di PMI menggugah mahasiswa untuk ikut berpartisipasi donor darah. Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN SAR) melalui Resimen Mahasiswa (MENWA) satuan 059/Laksemane Bentan ramai-ramai ikut donor darah dengan cara bekerja sama dengan Korps sukarelawan PMI UNIT UMRAH, Selasa (30/10/2018).

Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI MU) juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial donor darah itu. Lebih dari 50 orang ikut mendonorkan darah yang digelar di Aula STAIN SAR, Toapaya, Bintan kemarin.

Menurut Yusri Anto, Wakil Komandan MENWA 059/Laksemane Bentan, donor darah itu sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa kepada masalah sosial yang ada di Tanjungpinang.

“Ini juga dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda. Meski ini baru yang pertama kali kita gelar, kita berharap kegiatan ini akan terus berlangsung dan tidak hanya di hari sumpah pemuda saja, karena banyak pasien yang membutuhkan darah, sementara ketersediaan darah di bank darah PMI sangat terbatas,” sebut Yusri Anto.

Harapannya melaksanakan donor darah sesama mahasiswa ini, sambung Yusri, untuk menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, kebersamaan dan meningkatkan semangat pemuda serta membantu sesama.

“Ada banyak rekan-rekan yang berkeinginan untuk donor darah, tapi tidak semua bisa melakukan karena tensi darah sedang tidak baik serta beberapa faktor lain. Meski sebagian tidak bisa mendonorkan darah, namun kami bangga karena keinginan untuk donor darah cukup tinggi,” sebutnya.

Menurutnya, mahasiswa yang dibekali pendidikan semi militer tentu dituntut untuk berperan aktif di dunia perkuliahan dan di kemasyarakat.
“kami berharap, kegiatan ini juga menginspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk melakukan hal yang serupa,” pintanya. (*/jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here