Mahasiswa STAI-MU Gelar Dialog Budaya

0
903
DISKUSI: Pegawai BPNB Kepri berdiskusi dengan mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) di Cafe Kebon, kemarin. f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mensosialisasikan keberadaan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri. Yaitu dengan mengandeng mahasiswa menjadi pelopor menyampaikan ke masyarakat.

Hal itu dilakukan pihak Perpustakaan dan Dokumentasi BPNB Kepri dengan menggelar sosialisasi kebudayaan dan buka Puasa bersama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) di Cafe Kebon, kemarin. Tak hanya sosialisasi keberadaan BPNB Kepri, mahasiswa juga dipompa semangatkan mencintai budaya dengan berbagai kegiatan.

”Kami tak hanya memperkenalkan kantor kami terkait tugas dan fungsinya apa. Tapi kami hadir untuk memberi semangat kepada adik-adik mahasiswa untuk lebih banyak berkiprah. Jangan sia-siakan waktu kuliah hanya dengan biasa-biasa saja namun berkiprahlah dengan kemampuan berorganisasi juga,” kata Zulkifli Harto, Koordinator Pusdok BPNB Kepri.

Baca Juga :  Padilah-Herman Pimpin Hima THP UMRAH

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan sastrawan Kepri Ary Sastra untuk berbagi pengalamannya. Ary meminta mahasiswa STAI MU membekali diri dengan tak hanya mengandalkan kemampuan akademis.

”Saya tantang adik-adik STAI MU bentuk kelompok diskusi. Bentuk kelompok jurnalistik atau bidang lain yang diminati. Kami bersedia untuk mendampingi, berbagi pengetahuan,” kata Ary. Dalam acara diskusi, sejumlah pertanyaan diajukan mahasiswa.

Seperti bagaimana cara menulis puisi yang baik, bagaimana menyikapi permasalahan keagamaan yang memusingkan masyarakat. Ada juga yang menanyakan perkembangan sejarah Kepri dari masa ke masa.

Baca Juga :  Unik! Nama KKN dari Warna

Dosen pembina HMJ Ekonomi Syariah STAI MU, Dwi Vita Lestari menyebutkan, kegiatan ini langkah awal STAI MU dan BPNB Kepri untuk bisa kerjasama. Kedepannya, STAI MU akan mengundang peneliti-peneliti BPNB Kepri untuk bisa memberikan masukan atau pendampingan dalam kegiatan-kegiatan mahasiswa STAI MU.

”Mahasiswa Ekonomi Syariah juga harus memahami kebudayaan Melayu. Apalagi rata-rata mahasiswa merupakan anak tempatan. Kami senang dengan adanya undangan BPNB Kepri untuk acara sosialisasi ini. Kami lebih tahu tentang BPNB Kepri,” ungkap Vita.

Baca Juga :  STIE Luluskan 428 Cendekiawan Muda

Pihaknya akan menjalin komunikasi dengan dosen-dosen yang lain, agar nantinya ada langkah lanjutan untuk kerjasama dengan BPNB Kepri. ”Peneliti BPNB Kepri bisa memberikan materi di kampus kami. Sertaada acara BPNB Kepri, seperti seminar atau penelitian. Bisa mengandeng kami turut serta,” ucapnya. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here