Mahasiswa Stisipol Atasi Persoalan Sampah

0
892
BEBERAPA mahasiswa dari kelompok KKN Stisipol Raja Haji Tanjungpinang di Desa Limau Manis Kecamatan Bunguran Timur Laut membangun tempat pembuangan sampah, Sabtu (28/7).F-istimewa

NATUNA – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa-mahasiswi Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang di Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguruan Timur Laut Natuna membangun sarana tempat pembuangan sampah warga.

Minimnya lokasi tempat pembuangan sampah warga membuat mahasiswa-mahasiswi KKN bergerak untuk membangun sarana tersebut. Dengan tujuan, sampah yang dibuang warga yang menumpuk tidak berserakan.

Ariska, mahasiswi kelompok KKN di Desa Limau Manis Natuna mengatakan, selama ini banyak warga membuang sampah secara mandiri di belakang rumah dengan membakar dan menimbunnya sendiri.

Untuk itu, mereka membangun tempat pembuangan sampah itu tidak jauh dari kantor desa tersebut. ”Kami ingin sekali membangun sarana pembuangan sampah di lokasi strategis, tetapi karena keterbatasan lahan dan kami pun membangunnya tidak jauh dari kantor desa,” jelas Ariska, mahasiswi jurusan Ilmu Administrasi Publik Kampus Stisipol Raja Haji Tanjungpinang melalui pesan whatsapp, Sabtu (28/7).

Baca Juga :  Penutupan Turnamen Futsal IMKK Dihadiri Nurdin

Ariska menambahkan, persoalan sampah masih menjadi atensi pihak desa dan kelompoknya juga telah membahas persoalan tersebut bersama pihak kades. Ia menerangkan, sebelumnya pihak desa telah menempatkan beberapa tong sampah yang terbuat dari drum bekas. Namun, usaha itu gagal karena beberapa tong hilang dan tidak bertahan lama. ”Karena itu persoalannya, maka kelompok KKN saya berinisiatif membuat sarana pembuangan sampah yang bisa tempat pembakaran,” terang Ariska.

Selain itu, kelompoknya juga akan membahas terkait program bank sampah bersama pihak desa. Sehingga, persoalan sampah ke depannya terpecahkan dan wilayah Kecamatan Bunguran Timur Laut menjadi asri dan bersih.

Baca Juga :  Mahasiswa Stisipol-Pelindo Diskusi Pas Pelabuhan

Dengan upaya membangun tempat sampah itu, Ariska dan teman-temannya berharap bisa menjadi contoh. Sebab, yang dibangun olehnya hanya di lingkup satu RT saja.

Tetapi, ia bersama kelompoknya optimis warga RT lainnya juga meniru hal yang dicetuskan dengan membangun tempat sampah. ”Sebelumnya, kami juga menyelenggarakan program peningkatan mutu pendidikan yang bahwasanya, pendidikan tidak hanya sebatas tamat dari SMA tetapi juga perlu melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi. Jadi kami mulai dari sekolah dasar,” tutupnya.

Sebanyak 177 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji menggelar di Kabupaten Natuna. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan lebih. Mulai, 13 Juli sampai dengan akhir Agustus mendatang. Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka SSos MPM menjelaskan, nantinya mahasiswa akan tersebar di 17 desa di Natuna. Mahasiswa yang akan mengikuti KKN ke Natuna berasal dari seluruh Program Studi (Prodi) atau jurusan. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here