Mahasiswa Stisipol dan UniSZA Malaysia Penelitian Bersama di Tembeling

0
387
MAHASISWA dan mahasiswi STISIPOL Raja Haji dan mahasiswi UniSZA Terengganu, Malaysia saat melaksanakan penelitian di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Rabu (30/10). f-istimewa

BINTAN – Gabungan mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang dan mahasiswa-mahasiswi Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Terengganu, Malaysia melaksanakan penelitian di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Rabu (30/10).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 mahasiswa-mahasiswi gabungan dua kampus dari dua negara, yaitu Indonesia dan Malaysia.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu meminta keterangan dengan membagikan kuisioner dan wawancara kepada warga masyarakat di desa Tembeling.

Kuisioner yang dibagikan di tiga tempat di desa Tembeling yaitu di kampung Beloreng, Kampung Manshor dan Kampung Keter.

Dimana sebelumnya, pihak STISIPOL telah berkunjung dan melakukan koordinasi tentang kegiatan yang ingin dilaksanakan di Desa Tembeling.

Reni salah seorang mahasiswi Stisipol menyampaikan dengan tentang penelitian ini begitu terkesan dan saat bermanfaat. 

”Penelitian yang kami lakukan bersama dengan kawan-kawan mahasiswa-mahasiswi UniSZA ini begitu berkesan. Karena selain bisa membantu dalam menyelesaikan tugas mata kuliah, kami juga mendapat pengalaman baru dan teman baru dari Malaysia,” ucap Reni kepada Tanjungpinang Pos.

Reni melanjutkan, selain kami menyebarkan kuisioner dan wawancara kepada masyarakat di desa Tembeling kami juga selain berbagi cerita dengan kawan-kawan mahasiswa-mahasiswi dari UniSZA.

”Di sela waktu kami membagikan kuisioner, saya dan kawan-kawan dari UniSZA saling berbagi cerita tentang dunia perkuliahan dan juga tentang budaya masyarakat di negara masing-masing,” lanjut mahasiswi semester 5 Prodi Sosiologi ini.

Hal serupa juga dirasakan oleh Farhanis, Mahasiswi Asal Malaysia Fakultas Sains Sosial Gunaan UniSZA.

”Saya baru pertama kali datang ke Indonesia. Dan penelitian ini juga saya lakukan pertama kali di Tanjungpinang. Selain saya bisa menyelesaikan tugas kuliah. Saya juga dapat teman baru,” tutur mahasiswi Malaysia saat ditanya Tanjungpinang pos.

Dengan melaksanakan penelitian ini, Berat rasanya untuk meninggalkan Tanjungpinang, lanjut Farhanis.

”Tanjungpinang ini kota yang asri dan masyarakatnya juga baik. Kami diterima dengan baik oleh masyarakat di setiap kampung yang datangi di Tembeling ini,” tambah Farhanis.

Perlu diketahui, Stisipol dan UniSZA telah ada Memorandum of Understanding (MoU) sejak 2017 lalu. Dengan adanya MoU ini, baik STISIPOL ataupun UniSZA sering melakukan kerjasama di bidang pendidikan. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here