Mahasiswa Stisipol Ikut Periksa HIV AIDS

0
178
Pelepasan burung merpati puncak kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan HIV AIDS di Kampus Stisipol Tanjungpinang, Selasa (4/12) pagi. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Puncak peringatan Hari HIV-AIDS, Pemko Tanjungpinang melalui Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang melaksanakan berbagai kegiatan.

Salah satunya mengajak mahasiswa berani periksa HIV AIDS di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Selasa (4/12) pagi. Sesudah mengikuti senam sehat, pemeriksaan, sosialisasi terkait bahaya, pencegahan serta meningkatkan wawasan tentang HIV-AIDS kepada mahasiswa .

Kegiatan itu bekerja sama dengan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Stisipol Raja Haji Tanjungpinang beserta Forum Peduli HIV-AIDS.

Dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma beserta Kadinkes PPKB Tanjungpinang, Rustam dan Ketua Stisipol Tanjungpinang, Endri Sanopaka dan Asisten I Pemko Tanjungpinang, Ahadi dan lainnya.

Rustam menuturkan, kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap tahun dalam upaya memberi pemahaman kepada masyarakat. Kali ini, mengangkat tema, ‘Saya Berani karena Saya Sehat’.

Kegiatan pagi itu, diawali dengan senam sehat pukul 06.30 pagi. Dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengambilan sampel darah kepada mahasiswa yang mau untuk memastikan apakah ada virus HIV AIDS atau tidak.

Rustam menuturkan, pemeriksaan tidak dipaksa dan bagi yang mau diberikan secara gratis. Bila ada yang dinyatakan positif, maka harus segera diobati sesuai dengan prosedur medis.

Rustam menuturkan, bahwa kasus HIV AIDS baru di Tanjungpinang masih tinggi. Tercatat selama 2018 ini, sekitar 117 orang yang terdeteksi mengidap viris HIV dan 63 diantaranya pada stadium AIDS.

Ia menuturkan, banyaknya kasus pada stadium AIDS membuat upaya menekan angka kematian kepada penderita menjadi tidak mudah. “Tercatat 26 orang penderita meninggal di 2018 ini,” ujarnya dalam kata sambutan.

Ia menuturkan, melalui sosialisasi ini, para generasi muda dapat melakukan pencegahan terhadap diri sendiri , teman dan keluarga. Rahma meminta kepada masyarakat untuk tidak menjauhi penderita HIV AIDS, karena penyakit itu tidak tertular dari udara, sentuhan maupun berbagi makanan. Melainkan melalui cairan kelamin dan darah.

Menurutnya, penderita perlu dirangkul dan diberikan motivasi agar bisa kembali beraktivitas seperti seharusnya. “Kini sudah ada obatnya, bila rutin dan sesuai prosedur mengkonsumsi bisa kembali sembuh,” ucapnya.

Kegiatan itu di tutup dengan pelepasan burung merpati oleh Wakil Wali Kota, Hj Rahma beserta Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat lainnya yang hadir.(enie/mia/mega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here