Mahasiswa Stisipol KKN di Natuna

0
1080
FOTO BERSAMA: Mahasiswa Stisiol saat foto bersama bersama rekan-rekanya. Melalui program KKN mahasiswa mengabdi kepada masyarakat dengan berbagai kegiatan dilaksanakan.f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Sebanyak 177 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji akan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Natuna. Kegiatan akan dilaksanakan selama satu bulan lebih. Mulai, 13 Juli sampai dengan akhir Agustus mendatang. Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka SSos MPM menjelaskan, nantinya mahasiswa akan tersebar di 17 desa di Natuna.

Mahasiswa yang akan mengikuti KKN ke Natuna berasal dari seluruh Program Studi (Prodi) atau jurusan. Diantaranya Prodi Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, serta Sosiologi. Mayoritas mahasiswa kini menempuh pendidikan di semester tujuh.

Baca Juga :  Anggota GMKI Tambal Jalan Berlubang

”KKN yang digelar di perbatasan direncanakan satu bulan lebih. Nantinya mahasiswa akan diberangkan dari pelabuhan Kijang,” ujar Endri Sanopaka, kemarin. KKN pengabdian di wilayah perbatasan ini, merupakan yang pertama kalinya digelar Stisipol Raja Haji. Sebelumnya KKN dilaksanakan di daerah Bintan dan Tanjungpinang.

Tujuan KKN kali ini, yaitu mengabdi kepada masyarakat di perbatasan dengan mengimplementasikan ilmu perkuliahan. Sesuai dengan prodi masing-masing mahasiswa, sekaligus mempelajari berbagai aspek kehidupan serta berbagai persoalan yang ada di perbatasan. Ada banyak persoalan yang dirasakan masyarakat pedalaman dan perbatasan, maka melalui kegiatan ini dapat mencarikan solusi. Diharapkan mahasiswa mampu melakukan komunikasi dengan baik.

Baca Juga :  114 Mahasiswa STAIN-SAR Belajar Urus Jenazah

”Ini kesempatan menarik, sebab dapat melihat dan mekomunikasikan berbagai persoalan masyarakat. Serta berupaya untuk mencari jalan keluar,” ungkapnya. Fungsi dan peran mahasiswa harus dilaksanakan melalui kegiatan Tri Dharma Peguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat. KKN termasuk pada pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi harus mampu melahirkan orang-orang yang memiliki semangat juang yang tinggi.

Selain itu, meliki pemikiran-pemikiran yang kritis, kreatif, mandiri, inovatif. Serta mampu melakukan penelitian dan pengembangan. Ini juga sangatlah penting bagi kemajuan perguruan tinggi, serta kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara.  ”Saya yakin mahasiswa mampu menerapkan itu. Harus jadi dipegang, sehingga setelah lulus mampu berkomunikasi dan berbaur,” tuturnya.(ADLY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here