Mahasiswa Stisipol-Pelindo Diskusi Pas Pelabuhan

0
654
KETUA Stisipol Raja Haji Tanjungpinang Endri Sanopaka saat membuka kegiatan debat dan diskusi mahasiswa bersama pihak Pelindo terkait pas pelabuhan, Minggu (1/6).F-istimewa

TANJUNGPINANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat dan Diskusi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang menggelar kegiatan diskusi terbuka dengan pihak Pelindo 1 Tanjungpinang.

Kegiatan ini merupakan respon pihak Pelindo terkait beberapa pencapaian pelayanan pelabuhan dengan adanya kenaikan tarif pas masuk yang ditetapkan.

Acara diskusi ini mengangkat tema tentang Transparansi kenaikan tarif masuk Pelabuhan Sribintan Pura yang berlangsung di Garafus Cafe, Jumat (1/6). Pembina UKM Debat dan Diskusi Suyito S.Sos M.si mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama sekali dilakukan.

Diskusi dengan Pelindo ini merupakan yang pertama dilakukan di luar kampus, karena selama ini mereka melakukan di ruangan kampus dengan kalangan mahasiswa saja. ”Untuk selanjutnya, kita akan melakukan debat dan diskusi ini diluar kampus dengan mengangkat tema isu yang terbaru dan terhangat,” kata Suyito.

Baca Juga :  Mahasiswa Baru BTI Ikuti Tour the Hotel

Ia menegaskan, hal ini merupakan sebuah nuasa baru dari sebuah kritikan serta evaluasi terhadap pembaharuan tradisi intelektual yang dibangun dalam mahasiswa. ”Dengan kegiatan debat, mahasiswa juga bisa mengasah pengetahuan intelektualnya,” tambahnya.

Ketua Stisipol Endri Sanopaka S Sos MPM yang turut hadir mengapresiasi kegiatan diskusi terbuka yang dilaksanakan UKM Forum Debat dan Diskusi yang membahas masalah yang aktual saat ini yaitu tentang kenaikan tarif Pelabuhan Sribintan Pura oleh pihak Pelindo 1 Tanjungpinang.

Menurutnya, tradisi intelektual seperti ini yang semestinya lebih dikedepankan oleh mahasiswa dalam menyikapi persoalan yang ada di publik. ”Dengan diskusi ini, kita bisa mendapatkan informasi langsung dari narasumbernya. Kita bisa menyampaikan kritikan, dan juga masukan kepada pihak terkait yakni Pelindo,” terang Endri.

Baca Juga :  Anak Kampung Rejo Diajarkan Menyambut Turis

Ia berharap, kegiatan diskusi seperti ini terus dilakukan dalam menyikapi masalah yang ada dalam masyarakat dengan cara diskusi yang intelektual. Endri juga menambahkan, dengan kenaikan tarif pas masuk pelabuhan ini ada timbal balik dari para penumpang dari pihak Pelindo.

I Wayan Wirawan SE MSP selaku GM Pelindo 1 Tanjungpinang menanggapi dari hasil diskusi ini dengan mengatakan, bahwa tidak begitu setuju dengan kata kenaikan tapi penyesuaian.

”Transparansi kenaikan tarif masuk ini, sudah di bahas sejak tahun 2016 lalu dan bisa dilakukan sekarang. Kenaikan ini hanya untuk penumpang yang berangkat,” ucap I Wayan dalam diskusi tersebut.

Baca Juga :  STISIP Lepas 65 Mahasiswa KKN

Menurutnya, kenaikan ini juga dilakukan penyesuaian dari pembangunan yang memperhitungkan setiap setiap biaya dari pembangunan dan juga fasilitas yang diberikan kepada penumpang. Sebelumnya sudah di informasikan kepada masyarakat.

”Sebelum kenaikan tarif masuk pelabuhan pihak Pelindo juga sudah menyampaikan info kenaikan kepada masyarakat lewat media seperti koran, media online dan radio. Selain itu, juga sudah dirapatkan dengan DPRD sebagai wakil rakyat,” tutup I Wayan.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang lebih mahasiswa UKM Debat dan Diskusi Stisipol Raja Haji Tanjungpinang. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here