Mahasiswa Stisipol Perbaiki Jembatan Desa

0
600
MAHASISWA Stisipol Raja Haji Irwansyah berada di lokasi perbaikan jembatan kayu Segeram bersama 10 anggotanya dan masyarakat setempat, kemarin.F-istimewa

NATUNA – Bersama masyarakat Segeram, di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang memperbaiki jembatan lintas yang terbuat dari kayu.

Kondisi jalan di daerah itu kini masih berupa tanah yang mana bila hujan deras akan berlumpur dan licin. Mahasiswa Stisipol Raja Haji Irwansyah bersama kelompoknya, membantu warga memperbaiki jembatan lintas yang terbuat dari kayu seadanya agar tetap aman dilalui.

Irwansyah mengatakan, kondisi jalan di kelurahan itu sangat memperihatinkan dan butuh perbaikan. ”Ada sekitar 10 jembatan untuk ke Kelurahan Segeram yang melintasi Desa Kelarik di Kecamatan Bunguran Utara. Pemerintah Kabupaten Natuna sepertinya tidak memperhatikan Kelurahan Segeram,” terang Irwansyah, Senin (6/8).

Baca Juga :  PBAK Bukan Seremonial Semata

Menurutnya, persoalan yang mendasar di Segeram yakni membutuhkan infrastruktur yang layak yakni jembatan dan pengaspalan jalan. Selain infrastruktur berupa jembatan dan pengaspalan jalan, lanjut Irwansyah, masyarakat Segeram juga menginginkan pelayanan listrik yang memadai.

”Hingga saat ini, masyarakat masih menggunakan listrik dari tenaga surya. Sehingga, masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Natuna mau memperhatikan kondisi wilayah Segeram,” kata Irwansyah.

Karena salah satu kondisi jembatan mulai rusak, lantas kelompok KNN Stisipol Raja Haji pun berinisiatif memperbaikinya bersama masyarakat setempat. Sebab, jembatan itu satu-satunya akses untuk menuju Segeram dan jika tidak diperbaiki tentunya akan menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  FKIP UMRAH Gelar Seminar Fungsi Kemahasiswaan

Dengan kondisi yang memperihatinkan itu, kelompok KKN di Sergeram pun turut berdiskusi terkait minimnya perhatian pemerintah daerah setempat. Persoalan lainnya, sektor telekomunikasi juga masih sulit dalam hal mendapatkan sinyal.

Seperti yang dialami mahasiswa Stisipol Raja Haji, sulit berkomunikasi dengan awak media Tanjungpinang Pos melalui pesan Whatsapp. Selain memperbaiki jembatan, kelompok KKN Stisipol Raja Haji di daerah tersebut juga melaksanakan kegiatan lainnya seperti menanam pohon.

Sebanyak 179 mahasiswa-mahasiswi Stisipol Raja Haji Tanjungpinang berangkat ke Natuna untuk melaksanakan KKN, Sabtu (7/7) lalu. Keberangkatan rombongan KKN tersebut mengunakan KM Bukit Raya yang bertolak dari Pelabuhan Sribayintan, Kijang. Mereka akan mengabdi di daerah perbatasan NKRI tersebut selama beberapa pekan. KKN di Natuna kali ini, merupakan yang ke-2 dan pelaksanaan perdananya tahun 2017 lalu sebanyak 130 orang.

Baca Juga :  Relawan ENJ Terima Donasi

Mereka dibagi menjadi 17 kelompok yang disebar di 17 desa di 4 kecamatan yang ada di Natuna. Empat kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Bunguran Timur, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kecamatan Bunguran Tengah serta Kecamatan Bunguran Selatan. Setiap kelompoknya terdiri dari 10 hingga 11 orang mahasiswa-mahasiswi. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here