Mahasiswa UGM Gelar KKN di Pulau Penyengat

0
352
Teguh Susanto

TANJUNGPINANG – Untuk menggali, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi kepariwisataan di Penyengat, mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) menginisiasi kegiatan deklarasi warga Pulau Penyengat.

Koordinator mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), Syiva Fauzia Lestari mengatakan, deklarasi warga Pulau Penyengat akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (14/4). Kegiatan ini mengambil tema Penyengat Kampong Kite, Penyengat Warisan Kite”.

Menurut Syiva, deklarasi tersebut ditujukan untuk menyatukan visi dan komitmen masyarakat dalam mengembangkan potensi kepariwisataan berbasis masyarakat di Pulau Penyengat.

”Secara historis Pulau Penyengat memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang berlimpah, dengan peninggalan-peninggalan sejarahnya,” kata dia kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (11/4).

Kekayaan-kekayaan sejarah dan budaya tersebut pun pada gilirannya menyebabkan masyarakat Pulau Penyengat memiliki banyak sekali potensi yang dapat digali. Karena pada dasarnya hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat dapat dijadikan sebagai objek pariwisata yang unik nanberagam.

Saat ini Pulau Penyengat sudah menjadi salah satu destinasi wisata utama di Tanjungpinang. Pulau Penyengat masih menyimpan banyak potensi yang kurang dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik.

Oleh karena itu, perlu ada kesatuan visi dan komitmen dari seluruh warga Pulau Penyengat untuk memanfaatkan sembari terus menjaga dan melestarikan segala kekayaan yang ada tersebut. ”Karena pada hakikatnya seluruh kekayaan tersebut merupakan warisan para leluhur dan pendahulu kita yang harus dilestarikan,” ucap dia.

Untuk mencapai kesatuan visi dan komitmen tersebut perlu deklarasi sebagai wujud partisipasi masyarakat untuk menjaga budaya di Pulau Penyengat. Deklarasi nanti, diharapkan mampu menyatukan komitmen masyarakat menjadikan Pulau Penyengat sebagai destinasi pariwisata unggulan, selain memastikan kelestarian warisan-warisan sejarah dan kearifan lokal yang dimilikinya.

Dalam kesembatan ini, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto mengatakan, pada acara deklarasi warga Pulau Penyengat nanti akan dilaksanakan berbagai kegiatan pendukung. Mulai dari panggung pertunjukan budaya Penyengat, dan bazar kuliner khas Penyengat.

Yang menarik, kata Teguh, mahasiswa KKN UGM mampu menggerakkan pelaksanaan kegiatan tersebut secara swadaya masyarakat. ”Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dimotori oleh mahasiswa KKN UGM tersebut. Mahasiswa KKN UGM di Penyengat, mampu menggerakkan partisipasi aktif masyarakat untuk mengoptimalkan potensi kepariwisataan di daerah dan mengambil manfaat ekonomi dari sektor pariwisata,” kata Teguh.

Kegiatan panggung pertunjukan budaya Penyengat dilaksanakan pukul 13.00 dan akan menampilkan beberapa atraksi budaya, seperti pertunjukan musik kreatif, pembacaan puisi tentang warisan kite, pembacaan Gurindam 12, berbalas pantun dendang anak, tari zapin, dan deklarasi Penyengat kampong kite, Penyengat warisan kite. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here