Mahasiswa UMRAH Buka Bimbel Gratis di Desa

0
300
SEJUMLAH pelajar MIN, PAUD serta SD tengah mengikuti bimbingan belajar di Posko KKN-RM UMRAH di Desa Pangkil, Kabupaten Bintan. F-ISTIMEWA

DOMPAK – Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang membuka bimbingan belajar (Bimbel) gratis untuk pelajar di Bintan dan belajar di malam hari. Hal ini dilakukan mahasiswa UMRAH yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Revolusi Mental (KKN-RM) 2018 dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi pelajar di Desa Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.

Kegiatan itu merupakan salah satu program KKNRM 2018 dengan menyasar sektor pendidikan serta membantu anak-anak desa untuk lebih giat belajar dan meningkatkan minat baca mereka.

Ada pun pelaksanaan program itu pada jam belajar malam selepas Salat Magrib, bagi pelajar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), PAUD serta SD di posko KKN-RM. Ketua Kelompok KKNRM Desa Pangkil Heri Kurniawan mengatakan, program Bimbel itu bentuk upaya mereka yang terus mendukung kemajuan pendidikan khususnya di Kabupaten Bintan.

Karena letak Desa Pangkil yang jauh dari daratan Kabupaten Bintan tentunya menjadi perhatian kelompoknya untuk menggelar program Bimbel itu. Salah satu yang mendorong dia beserta anggota dalam menggelar program Bimbel ini, karena bisa memberikan pengetahuan pada anak usia dini menuju usia remaja.

”Dengan memberikan pembelajaran pada anakanak terkait belajar mata pelajaran sekolah, belajar etika dan sopan santun kepada orangtua,” ujar Heri Kurniawan, yang juga mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP-UMRAH) itu, kemarin.

Ia menambahkan, masyarakat setempat yakni orangtua murid yang mengikuti program Bimbel tersebut mengaku senang. Sebab, program Bimbel itu sangat membantu anakanak mereka. Mengapa malam hari dilakukan, lanjut Heri, karena anak-anak desa setempat suka belajar malam selepas waktu Salat Mahrib dan Isya.

Tak hanya orangtua, namun pelajar yang mengikuti Bimbel juga senang dan bersemangat karena diajarkan oleh mahasiswa-mahasiswi. Selain itu, kelompoknya juga menyoroti sekolah yang ada dengan fasilitas seadanya.

”Kami masih melihat sarana dan prasarana di sekolah yang ada masih sangat minim. Tetapi kami yakin, perlahan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan membenahi itu,” terang Heri.

Selama melaksanakan KKN-RM di Desa Pangkil, Heri menilai dilokasi KKNnya untuk sistem pembelajaran agama sangat kuat. Tidak hanya program Bimbel, Heri bersama anggota kelompoknya juga berkesempatan membimbing dan membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Negeri 2 Teluk Bintan. Ada pun tahapan yang dilaksanakan, yakni menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO).

”Materi yang diberikan yakni meliputi leadership, etika dalam organisasi,” manajemen organisasi, public speaking sekaligus membuat rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) OSIS.

Selama OSIS terbentuk, AD/RT belum ada sama sekali, dan OSIS ini baru tahun ini terbentuk,” jelasnya. Menurutnya, AD/ART berfungsi untuk menggambarkan mekanisme kerja suatu organisasi. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here