Mahasiswa UMRAH dan Poltek Batam Ciptakan TTG

0
393
MOTOR yang bisa menyala setelah pakai helm karya mahasiswa Politeknik Batam yang dilombakan di TTG tingkat Provinsi Kepri di TCC Tanjungpinang, Rabu (11/7). F-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dari sekian banyak perguruan tinggi di Provinsi Kepri, namun hanya dua kampus yang berhasil lolos lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Kepri tahun 2018.

Keduanya adalah dari Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang dan Politeknik (Poltek) Batam. Dari UMRAH lolos satu peserta dengan teknologi inovasi bernama Forsec 3in 1 hasil karya Iwanto, Rusna dan Benedicta Hasibuan. Ada pun manfaat teknologi ini adalah untuk mempermudah konsumen dalam menentukan kualitas produk yang ingin dibeli sehingga keamanan dan kesehatan konsumen akan tetap terjaga dan terjamin.

Arif Muspita, mahasiswa Poltek Batam mengatakan, ia bersama temannya Faiz Nizar menciptakan alat pengaman pengendara motor yang diberi nama Tabila (tak bisa nyala).
Teknologinya dipasang di motor dan di helm. Apabila tidak pakai helm, maka motor tersebut tidak bisa menyala. Sehingga, pengendara motor baru bisa bergerak apabila sudah pakai helm itu.

Ia mengatakan, teknologi ini untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya dan mengurangi resiko luka atau kematian bagi pengendara motor. ”Karena sudah wajib pakai helm. Kalau tidak, motornya tak bisa hidup,” ujar Arif kepada Tanjungpinang Pos di TCC Mal Tanjungpinang, Rabu (11/7) lalu.

Teknologi ini untuk mengurangi angka kematian akibat kecelakaan, membantu pengguna sepeda motor agar mentaati peraturan berlalu lintas dan membantu pihak kepolisian dalam menyadarkan masyarakat serta mengurangi pencurian sepeda motor.

Kemudian ada juga peserta dari Poltek Batam dengan teknologi temuan Smart Cooker Hood yang ditemukan Aditya Ryadhi, Agus Waluyo, Gifari Kemal Suryo. Teknologi ini emembuat mekanik alat lebih ekonomis ramah lingkungan dan aman, memberikan kenyamanan kepada pengguna ketika melakukan proses memasak, kesehatan orang yang sedang emasak tidak terganggu dengan adanya asap yang berlebih. Juga mengurangi polusi udara yang diakibatkan oleh asap pembuangan saat proses memasak. Dari Poltek Batam, ada juga teknologi aplikasi mobile okurity sebagai pengaman. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here