Mahasiswa UMRAH Sosialisasi Revolusi Mental ke Siswa

0
198
MAHASISWA KKN-RM UMRAH foto bersama dengan personel Polres Lingga di SMP Negeri 1 Singkep usai menggelar Sosialisasi Revolusi Mental terkait Persiapan Pemuda Masa Depan. F-istimewa

LINGGA – Saat ini, gerakan revolusi mental sedang digalakkan kembali oleh pemerintah. Pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, gerakan revolusi mental dimaknai sebagai upaya untuk memperkokoh kedaulatan, meningkatkan daya saing, dan mempercepat persatuan bangsa.

Mahasiswa lebih berperan lagi dalam hal ini. Seperti yang diungkapkan Raja Wira Pradana selaku Ketua Kelompok Kuliah Kerja Nyata Revolusi Mental (KKN-RM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, mereka melakukan sosialisasi.

Ini salah satu bentuk keikutsertaan mereka dalam memperkokoh kedaulatan bangsa. Sosialisasi Revolusi Mental pun dilakukan. Ini merupakan salah satu program yang mengangkat tema ‘Bina Remaja untuk Persiapan Generasi Penerus Bangsa’ yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Singkep, Senin (20/8).

Menurutnya, remaja sebagai generasi penerus bangsa sangat rentan terhadap pengaruh karakter maupun budaya yang tidak selaras dengan kepribadian bangsa Indonesia yang berideologi Pancasila.

Sehingga, pembinaaan dan pelatihan revolusi mental perlu dilakukan sejak dini guna membentuk pondasi karakter yang kuat bagi remaja.

Bersama pihak Polres Lingga, mereka melaksanakan bina remaja yang bertujuan mempersiapkan generasi penerus bangsa sebaik mungkin.

”Terkhusus untuk siswa-siswi kelas 1 dan 2 SMPN 1. Materi yang disampaikan pihak Polres Lingga dalam kegiatan tersebut antara lain revolusi mental, bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas serta pelanggaran hukum lainnya,” terang Wira, Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan.

Ia menegaskan, sikap bertanggung jawab, jujur, disiplin, dapat diandalkan dan dimulai dari diri sendiri yang dimulai dari hal kecil.

”Deretan sikap itulah yang saat ini harus ada pada diri pelajar,” singkat Wira.

Kemajuan dunia teknologi informasi dan media sosial (Medsos), lanjut Wira, perlu disikapi dengan cermat dan tentunya menjadi tantangan untuk menyiapkan remaja menjadi generasi yang bijak dalam menggunakan Medsos untuk kebaikan remaja dalam pergaulan yang sehat,” ungkapnya lebih jauh.

Ia menambahkan, Medsos saat ini banyak menyajikan segala jenis informasi yang tentunya juga memiliki konten positif dan negatif.

Gerakan revolusi mental merupakan gerakan yang dilakukan oleh seluruh masyarakat, termasuk mahasiswa, sebagai agen pembentuk identitas kepribadian bangsa.

Selain menjalankan tugasnya sebagai seorang mahasiswa yang masih sedang belajar, akan lebih baik lagi bila mahasiswa ikut serta dalam membentuk kepribadian masyarakat sebagai bangsa yang mandiri, optimis, dan berani bersaing dengan masyarakat luar negeri.

Untuk itu, ia bersama anggota Kelompok KK nya berharap sosialisasi ini benar-benar dipahami dalam benak siswa-siswi SMPN 1 Singkep.

”Kami senang, berbagai program yang kami jalankan selama KKN diterima dengan baik. Masyarakat mau membantu kami, saat menjalankan program yang kami buat,” jelasnya.

”Lebih senang lagi, mereka ikut berpartisipasi dengan program yang kami jalankan. Sehingga program kami berjalan dengan lancar, berkat kerja sama antar anggota dan masyarakat setempat,” katanya mengakhiri. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here