Mahasiswi STIE Olah Jantung Pisang Jadi Camilan

0
720
LIMA mahasiswi STIE Pembangunan Tanjungpinang memamerkan produk makanan ringan hasil olahan jantung pisang, kemarin. F-istimewa

TANJUNGPINANG – Beberapa mahasiswi Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangun Tanjungpinang berkreasi menjadikan jantung pisang menjadi produk makanan ringan atau camilan.

Produk makanan ringan atau camilan tersebut, diberi nama ‘Bungpis Crispy’. Di Indonesia, ada berbagai macam jenis keripik yang sering dijadikan camilan seperti keripik singkong, tempe, bahkan ada pula keripik dengan berbagai macam rasa buah. Namun, jantung pisang merupakan bahan dasar yang belum terlalu populer sebagai bahan keripik pada umumnya.

Berawal dari rumah kos, beberapa mahasiswi STIE Pembangunan mencoba bereksperimen mengolah jantung pisang kepok. Beberapa mahasiswi itu masing-masing Evi Maisharoh, Dini Juniati, Nengsri Bintan Trianti, Sartinah serta Danria Juwita dewi. Evi sebagai ketua kelompok mengatakan, ini salah satu hasil inisiatif dan kerja sama kelompok dengan beberapa teman kuliah yang membantu dalam proses pembuatan Bungpis Crispy.

”Kita ingin bereksperimen lain dari pada yang lain. Mungkin saja, kalau memakai bahan dasar yang umum mungkin tidak ada tantangannya. Namun karena menggunakan jantung pisang, kami tertarik untuk mengolahnya,” jelas Evi, sebagai ketua kelompok, Kamis (19/7).

Evi menambahkan, ia bersama teman kelompoknya akan memasarkan produknya dengan harga relatif yang lebih murah.

Ia bersama teman-temannya berharap produknya akan diterima oleh masyarakat luas. Sementara, harga Bungpis Crispy yang ditawarkan mulai dari Rp5 ribu hingga Rp15 ribu rupiah sesuai kemasannya.

”Saya berharap produk Bungpis Crispy diminati masyarakat umum Tanjungpinang. Sebagai mahasiswa, tentunya tidak hanya berkutat pada mata kuliah yang diajarkan di kampus,” katanya.

Namun, sebagai kampus yang berkonsentrasi pada ilmu ekonomi tentunya dalam menciptakan produk usaha merupakan hal yang harus dikembangkan.

Tidak hanya itu, belajar bagaimana memanajemen suatu usaha adalah suatu ilmu yang harus dikembangkan. Tujuannya, kelak lulus dari kampus mahasiswa-mahasiswimampu mendirikan lapangan kerja secara mandiri.

Seperti biasanya, setiap kali merayakan HUT STIE Pembangunan pihak kampus selalu menggerakkan mahasiswa-mahasiswinya menggelar bazar.

Bazar tersebut, menjadi ajang kreatif mahasiswa-mahasiswi STIE Pembangunan dalam menciptakan dan memasarkan produk yang dibuat. Selain sebagai penunjang mata kuliah bisnis, namun juga berperan mendidik mental mahasiswa-mahasiswi menjadi seorang entrepreneur. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here