Makanan Kaleng Ilegal Diamankan

0
809
TERTIBKAN: Makanan kaleng ilegal saat diamankan.F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Petugas gabungan dari Polda Kepri dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyita puluhan kardus makanan kaleng ilegal. Ini karena izin edarnya sudah habis. Barang ini disimpan di gudang milik PT Jaya Pinang Sukses di Jalan WR Supratman Batu 14, Kamis (7/9).

Pantauan di lapangan, tiga item makanan kaleng yang ditertibkan. Yakni, makanan kaleng daging babi, kaleng berjenis roti dan agar-agar (jeli) yang izin edarnya sudah habis. Atau, masa berlaku izin edar dari BPOM. Puluhan kotak makanan kaleng dan makanan anak-anak sedang dilakukan pengamanan dan langsung dimusnakan.

Baca Juga :  Disdukcapil Ajukan Dua Perekam KTP

Kepala Balai POM di Batam wilayah Kepri Alex Sander mengatakan, operasi ini merupakan rangkaian dari operasi gabungan. Tim, melakukan razia di salah gudang pangan resmi dan memiliki izin dari pemerintah setempat, tetapi pihaknya menemui tiga item pangan yang nomor regitrasinya sudah habis atau izin beredar dari BPOM sudah habis. ”Masa berlaku izin edar dari BPOM resmi itu selama 5 tahun, tetapi pada dua item pangan ini sudah habis tetapi tidak diperpanjang sehingga tidak berlaku,” katanya.

Alex menyebutkan, produk olahan makanan pangan ini bersalah dari Malaysia, Tiongkok dan Indonesia. Selajuntnya, akan mengambil tindakan pengamanan. Sedangkan untuk sanksi yang diberikan kepada PT tersebut, pihaknya berikan sanksi administrasi dan dilakukan pemusnahan terkait produk-produk yang disita. ”PTnya ini resmi dan Produknya juga resmi, cuman izin edar produk dari BPOM sudah habis, sehingga diberi sanksi administrasi,” sebutnya.

Baca Juga :  Posisi FTZ Tanjungpinang & FTZ Bintan Setara

Menurutnya, tujuan untuk memperpanjang izin edar produk ini, supaya BPOM dapat mengetahui dan mengecek keamanan dari produk itu sendiri agar dapat terjamin kesehatannya. ”Izin edar sudah habis maka pemerintah tidak dapat menjamin keamanan dari produk ini,” ujarnya. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here