Maksimalkan Promosi pariwisata Kepri

0
563
Para turis asing saat menghabiskan liburan di pantai Lagoi beberapa waktu lalu. f-yendi/tanjungpinang pos

Sebaiknya dinas pariwisata perbanyak event dan lanjutkan terus promosi pariwisatanya di luar negri sekalian jg ajak disbud prov dan disinilah potensi PAD-nya yg bakal besar akan didapat wass…
081276401691

Reflika Istana Kerajaan di Penyengat
Kepada Yth Gubernur Kepri, Wali Kota Tanjung Pinang dan kepala dinas pariwisata dan kebudayaan, mohon dibangun replika istana kerajaan penyengat, untuk menambah daya tarik pariwisata kebudayaan dan menambah pengetahuan bagi pengunjung, trims. Buat juga event-event besar di kepri. atas perhatiannya, dari generasi peduli pariwisata.
08127746945

TANGGAPAN:
Dari 100 event pariwisata di di Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI ada lima event di merupakan event yang akan digelar di Kepri. Ini bentuk komitmen Kemenpar mendukung wisata di daerah. Lima event wisata Kempar di Kepri tersebut masuk kalender nasional dan promosinya secara baik nasional bahkan untuk wisatawan internasional.

Lima event wisata Kepri yang masuk kalender wisata nasional adalah Tour de Bintan, Bintan Triathlon, Festival Pulau Penyengat, Festival Bahari Kepri (FBK) dan salah satu event besar di Batam.

Ada juga bantuan anggaran. Namun, porsinya beda-beda. Yang jelas, kita bantu promosikan di beberapa negara yang berpotensi menyaksikan event itu.

Menpar RI sengaja menunjuk satu staf khusus untuk membantu daerah dalam menangani 100 event tersebut di seluruh Indonesia. Agar feedback promosi maksimal, maka pihak Kemenpar akan melihat dulu event apa yang akan diselenggarakan. Misalnya acara barongsai, maka promosi akan dilakukan di negara-negara yang banyak etnis Tionghoa-nya.

Kemenper sendiri memiliki standar untuk menetapkan event daerah masuk dalam kalender nasional. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan yakni, event itu rutin dilakukan tiap tahun. Acaranya harus dikemas profesional dan ada pelestarian budaya. Kemudian, ada pergerakan uang di sana serta mendatangkan turis mancanegara maupun wisatawan nusantara.

Karena itu, agar event daerah masuk kalender nasional, harus dilibatkan sejumlah orang-orang atau agen yang profesional di bidangnya masing-masing. Ada yang profesional dalam manajemen kegiatan, profesional dalam menyelenggarakan acara serta terarah dan bukan sekedar acara biasa.

Event kecil serta baru pertama kali dilakukan tidak akan masuk kalender wisata nasional. Kan belum tentu mendatangkan turis asing. Jangan-jangan tahun depannya tidak diselenggarakan lagi. Kalau masuk kalender wisata nasional, jadwalnya harus tetap. Tidak boleh berubah-ubah. (mas)

Guntur Sakti
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata RI,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here