Maling Ikan Asal Vietnam Dideportasi

0
566
KAPAL: WNA asal Vietnam saat menaiki kapal patroli perikanan milik PSDKP untuk dibawa ke PSDKP Batam sebelum dikembalikan ke negaranya. F-ISTIMEWA

NATUNA – Pemerintah Pusat mendeportasi 110 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam melalui Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Senin (2/10). WNA asal Vietnam tesebut, dideportasi karena melakukan aktifitas ilegal yakni pencurian ikan di perairan Laut Natuna Utara. Keseluruhan WNA asal Vietnam, merupakan ABK kapal nelayan Vietnam.

Mereka masuk ke dalam status tangkapan non justisia dengan rincian 10 orang dari Lanal Ranai, 14 orang dari kantor Imigrasi Kelas II Ranai, dan 86 dari Satwas PSDKP Natuna. Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Tony Herdjanto yang diwakili Pgs Lanal Ranai Kapten Laut (KH) Galih Umbara, menyerahkan langsung 10 orang WNA itu kepada pemerintah.

Selanjutnya, kepala Imigrasi Kelas II Ranai juga menyerahkan 14 orang WNA. Sedangkan, Kosatwas PSDKP Natuna Achmad Dedy Setiadi menyerahkan 86 orang kepada Kepala Stasion PSDKP Pontianak, Erik Sestones. ”Mereka ini merupakan ABK yang tidak terkena tanggungjawab hukum. Maka mereka dideportasi,” kata Dedy.

Dari Pelabuhan Selat Lampa, mereka diangkut menggunakan kapal Pengawas Perikanan Hiu Macan 01 dan Orca II untuk dibawa ke Satker PSDKP Batam.

ABK Non Justisia tersebut, merupakan hasil tangkapan TNI AL terhadap KIA Vietnam BV 9199 TS, KG 94080 YS dan BL 93816 TS yang telah melakukan kegiatan illegal fishing di Laut Natuna Utara. ”Sedangkan yang PSDKP merupakan hasil tangkapan dari PSDKP sendiri dan Polairud Polri,” tutupnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here