Maling Ikan Asal Vietnam Ditangkap

0
921
DIAMANKAN: Kapal nelayan asing asal Vietnam diamankan Lantamal IV Tanjungpinang di perairan Natuna, Jumat (21/7) malam.f-istimewa/humas lantamal IV tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Seakan tidak ada jeranya, aksi pencurian ikan atau illegal fishing masih terus terjadi di perairan Kepri meski sudah banyak Kapal Ikan Asng (KIA) yang ditangkap dan diledakkan. Perairan Natuna tetap menjadi sasaran utama para pencuri ikan oleh nelayan negara asing. Jumat (21/7) malam, Lantamal IV Tanjungpinang kembali menangkap kapal nelayan asing di perairan Natuna.

Kapal berbendera Vietnam dengan nomor lambung TG 92816 TS tersebut diamankan saat menangkap ikan berbagai jenis di perairan Natuna. Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma R. Eko Suyatno menjelaskan, operasi penangkapan ini berawal saat KRI Sutanto-377 yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Walya Udhaya17 Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Koarmabar) melakukan patroli.

Baca Juga :  Ke Bintan, Tiga Negara Mencari Hang Tuah

Seperti biasanya, mereka berkeliling laut Natuna untuk mengawasi kapal-kapal yang melintas di sana. ”Sebelum penangkapan, KRI Sutanto-377 mendapatkan kontak visual dengan Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam yang sedang mengapung pada posisi 06°10’50” U-106°06’30” T,” ujar Danlantamal saat jumpa pers, Senin (24/7) di Mako Lantamal IV Batu Hitam Tanjungpinang.

Danlantamal menyebutkan, melihat ada kapal yang dicurigai, Komandan KRI Sutanto-377, Letkol Laut (P) Erwin Baharudin M.Tr.Hanla, memerintahkan perwira untuk melaksanakan prosedur Pengejaran penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kapal asing tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui kapal yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di perairan Landas Kontinen Indonesia, Laut Natuna itu, tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. ”Diketahui bahwa awak kapal tersebut telah menangkap ikan campuran dan cumi dengan jaring,” jelasnya.

Baca Juga :  2018, Pemkab Lingga Bakal Tambah ASN

Saat ini kapal tangkapan tersebut beserta ABK dan barang bukti telah diserahkan ke Lanal Tarempa wilayah kerja Lantamal IV Tanjungpinang untuk proses hukum lebih lanjut. Selanjutnya, menurutnya, saat ini kapal Vietnam tersebut dikawal menuju Lanal Tarempa, guna proses hukum lebih lanjut. Lalu, jajaran Guskamlabar dan Guspurlabar terus mengintensifkan patroli di perairan Wilayah Laut Natuna Kepri untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di laut. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here