Mana Pembangunan di Kawasan FTZ?

0
172
Den Yealta

Mbs mohon dinas perdagagan tpi dan walikota bagaimana realisasi FTZ di Tanjungpinang dan belasan tahun belum ada manfaatnya.
+6282288223986

TANGGAPAN:
Banyak kendala untuk memajukan wilayah FTZ di Tanjungpinang. Infrastukurnya masih minim. tapi sudah ada investor yang masuk untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) Pulau Dompak.

Di antaranya PT Megatama Batu Karang Indonesia (MBKI) yang berjanji akan menyelesaikan sebanyak tiga tahap pembangunan pabrik dengan total nilai investasi Rp 200 miliar. Luas lahan yang dipakai 16 hektare. Rencana akan dibagun pabrik, mesin rokok berkecepatan tinggi, sehingga rencananya siap menampung pekerja 200 sampai 300 orang

Kita sangat mendukung rencana PT MBKI itu. Intinya pihak BP sendiri berkomitmen untuk menumbuhkan investasi yang sebesar-besarnya di Tanjungpinang.

Ke depan para pengusaha lainnya juga akan masuk untuk investasi. Saat ini sudah mulai penjajakan untuk kawasan Dompak.

Sesuai kata gubernur Pemerintah Provinsi Kepri terus berupaya melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan perekonomian Kepri. Keberadaan parbik di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Dompak nantinya banyak menghadirkan keuntungan yang signifikan.

Selain pembangunannya akan menyerap tenaga kerja, kesejahteraan masyarakat akan meningkat seiring roda ekonomi yang bergerak maju.

Untuk Pembangunan pelabuhan Tanjungmoco sebagai pendukung lahan FTZ, itu pembangunannya dianggarankan pemerintah pusat. BP Tanjungpinang dan Pemprov Kepri terus bersama sama-sama mendorong agar pelabuhan FTZ Tanjungmoco dioperasikan.

Sudah banyak investor melirik. Dengan kondisi listrik dan air tersedia, kita berharap kawasan FTZ Dompak terus dilirik investor. Wilayah FTZ di Tanjungpianng cukup besar. Di Dompak ada 1.300 haktare (Ha) dan di Senggarang ada 1.333 Ha. (ais)

Den Yealta
Kepala BP Wilayah Kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here