Manfaatkan Ponsel untuk Hal yang Positif

0
303
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama dan Pengurus Wilayah Robithoh Ma’ahid Islamiyah Nadhlatul Ulama Provinsi Kepulauan Riau Masa Khidmat 2018-2023 di Pondok Pesantren As-Syahid Batam, Minggu (18/2) malam. f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak semua untuk mewaspadai musuh dan sahabat yang paling dekat dengan diri setiap umat. Musuh dan sahabat itu ada dalam genggaman dan kadang di kantong yang seharusnya bisa didayagunakan dengan baik.

”Musuh dan sahabat itu adalah telepon genggam. Manfaatkan untuk berdakwah. Manfaatkan untuk mendapat hal-hal positif, bukan sebaliknya,” kata Nurdin saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama dan Pengurus Wilayah Robithoh Ma’ahid Islamiyah Nadhlatul Ulama Provinsi Kepulauan Riau Masa Khidmat 2018-2023 di Pondok Pesantren As-Syahid Batam, Minggu (18/2) malam.

Menurut Nurdin, ada kerisauan terhadap ketergantungan dan keakraban dengan smartphone tersebut. Perangkat itu bisa mendekatkan dan menjauhkan silaturahmi. Ada yang menggunakannya untuk mencari konten yang negatif. Bahkan terpengaruh paham-paham yang mengancam

Malah, ketika duduk semeja, semua sibuk dengan gadget tersebut. Saat dengan pasangan, semua sibuk dengan media sosial. Selesai salam saat beribadah, handphone yang dibuka, bukan mencari tasbih.

”Ada pergeseran budaya memang. Tapi kita harus memanfaatkan sisi positifnya. Kembali lagi ke agama agar tak terbawa arus negatif perkembangan zaman,” kata Nurdin.

Tampak hadir pada kesempatan itu Pengurus Besar Lembaga Dakwah Nadhlatul Ulama (LDNU) Ustaz Muhammad Imaduddin, Pengurus Besar Robithoh Ma’ahid Islamiyah (RMINU) Kyai Abdul Waidl, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Sekretaris NU Kepri Wahono.

Acara diawali dengan Sholawat oleh Rijalul Ansor dilanjutkan dengan Istighotsah yang dipimpin oleh Kyai Muchlis.

Pada kesempatan itu, Nurdin mengajak mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur dan selalu mendekatkan diri dengan Allah. NU melalui Bansernya diharapkan mampu mengawal empat pilar kebangsaan dalam menjaga keberagaman umat di NKRI.

”Semua harus berkerja keras dan Kerja maksimal dalam menghadapi segala perubahan globalisasi negatif demi membentengi generasi penerus dan selalu berpegang teguh dengan Alquran,” kata Nurdin. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here