Mantan Kades Kuala Raya Dihukum 2 Tahun 8 Bulan

0
617
VONIS: Suryadi (47) (kanan) mantan Kepala Desa (Kades) Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat bersama pengacaranya, divonis dua tahun, delapan bulan di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Rabu (30/8). F-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Suryadi (47) mantan Kepala Desa (Kades) Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, terdakwa kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2015 divonis 2 tahun dan 8 bulan penjara. Putusan ini dibacakan Ketua Majelis Hakim, Santonius Tambunan yang didampingi oleh Hakim Anggota Iriati Choirul Ummah dan Yon Eferi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu (30/8). Dalam putusannya, Majelis Hakim menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana menguntungkan diri pribadi dan orang lain.

Sehingga menyebabkan kerugian negara sesuai dengan dakwaan subsider melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. ”Majelis Hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman selama 2 tahun dan 8 bulan penjara, serta denda sebesar Rp 50 juta subsider 1 bulan penjara,” kata Santonius.

Selain itu, terdakwa juga dikenakan dengan pidana untuk mengembali kerugian negara sebesar Rp212.248.000 dan jika dalam waktu satu bulan tidak dapat mengembalikan uang pengganti tersebut, maka harta benda terdakwa disita untuk dilelang negara. Jika, tidak mempunyai harta benda maka dipidana penjara satu tahun penjara. Mendengar putusan ini, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya, Sri Ernawati menyatakan, menerima putusan ini. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Okky Fathoni Nugraha pikir-pikir.

Sebab putusan ini lebih ringan dari tuntutannya yang, sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 4 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Sebelumnya, mantan Kades ini didakwa pasal berlapis dengan pasal subsider dan primer, yang merugikan negara sebesar Rp 212.248.000 oleh JPU.

Pada waktu itu terdakwa menjabat sebagai Kades, mencairkan alokasi dana desa Rp 413.000.000 dari Dana Desa (DD) Desa Kuala Raya Rp 608.099.566,20 bersumber dari APBD Kabupaten Lingga dan Dana Desa (DD) Desa Kuala Raya sebesar Rp 273.671.849 bersumber dari APBN.

Pencairan tahap pertama ini sekitar bulan juli 2015, dipergunakan untuk biaya siltap Kades dan perangkat desa sebesar Rp 85.500.000, Penghasilan Badan Perwakilan Desa (BPD) Rp 25.200.000, insentif Rukun Warga (RW) Rp 10.800.000, insentif Rukun Tetangga sebesar Rp 26.400.000. (cr27)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here