Mantan Kades Perlu Penghargaan

0
53
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris berjabat tangan dengan salah satu kades usai dilantik. f-Indra Gunawan/tanjungpinang pos

Penghargaan kepada mantan kepala desa dinilai perlu diberikan. Sebab, berupaya mengabdi lima tahun.

ANAMBAS – Hal ini dikatakan salah satu Kepala Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur, Hasmadi. Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan suatu penghargaan sebagai tanda jasa selama mengabdi.

Menurutnya, selaku mantan kades yang bertugas senam tahun tidak mudah. Perlu kerja keras tanpa pandang waktu, mulai siang maupun malam. Pihaknya berupaya melayani kepentingan masyarakat baik suka maupun duka.

Setelah tidak menjabat, menurutnya tidak ada tanda yang melekat. Ini perlu difikirkan pemerintah agar ada cerita untuk keturunannya.

”Alangkah baiknya kami yang telah mengabdi ke daerah diberikan suatu kertas penghargaan. Tidak perlu besar hanya selembar kertas. Saya yakin harapan itu bukan saya saja yang mimpikan, tapi mantan kades-kades lain pasti mengharap hal yang serupa,” ungkap Hasmadi ketika ditemui wartawan di Kedai Kopi Loka Tarempa, Kamis (13/12).

Ia juga mengatakan, bahwa nilai-nilai dari suatu penghargaan tidak bisa diukur dengan uang. Ini bukti tanda kepedulian dan rasa terima kasih atas nama pemerintah kepada mantan kades yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

”Jika ada selembar kertas saja bukti pernah mengabdi ke daerah, tentu hal ini sebagai alat bukti dalam mengenang dan dapat menceritakan kepada keturanan kami nanti. Tak perlulah berbentuk uang, cukup kertas yang ditanda tangani oleh kepala daerah atas nama Pemda,” sebut dia. Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan, bahwa wacana itu pernah ia pikirkan. Bahkan ia langsung memerintahkan dinas terkait melalui agar dapat mencari regulasi aturan dan teknis pembuatan suatu penghargaan yang dimaksud.

”Kita akan pelajari mekanisme dan aturannya. Saya sudah hubungi dinas terkait. Insya Allah kita akan berikan penghargaan bagi mantan kades,” kata Abdul Haris kepada wartawan.

Ia juga menambahkan, dalam memberikan piagam pihaknya menetapkan kriteria, yakni Kades yang tidak bermasalah saat memimpin desa.

”Kita memberikan penghargaan kepada kades-kades yang memimpin dengan baik dan tidak ada permasalahan,” jelasnya. Ia juga memiliki wacana, bukan hanya mantan kades saja yang diberikan piagam, bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga diberikan hal yang sama. Tentu sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku. ”Bahkan warga yang telah hibahkan lahan untuk kepentingan umum pun perlu juga dipertimbangkan,” sebut dia. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here