Mantan Kadis Lingga Jadi Pejabat UMRAH

0
1179
PELANTIKAN sejumlah pejabat baru di UMRAH oleh Rektor Prof Syafsir Akhlus di Auditorium UMRAH Kampus Dompak, pekan lalu.F-istimewa

Dompak – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang Prof Syafsir Akhlus resmi melantik Ary Satia Dharma, M.Si sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama (BAKK), Jumat (13/7) di Auditorium UMRAH Kampus Dompak.

Pelantikan ini merupakan hasil dari seleksi terbuka sesuai aturan UU ASN yang dilakukan beberapa waktu lalu yang dilakukan untuk mengisi posisi Kepala BAKK yang kosong akibat pejabat sebelumnya sudah memasuki masa pensiun.

Ary Satia Dharma sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Lingga yang kemudian memutuskan untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Kepala BAKK Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Dunia akademik sesungguhnya tidak asing lagi baginya karena ia pernah mengajar sebagai dosen di kampus-kampus swasta di Tanjungpinang.

Selain pelantikan Kepala BAKK, dalam kesempatan yang sama juga dilantik kembali Pejabat Pengawas di lingkungan Rektorat Universitas Maritim Raja Ali Haji, seperti Nurlaila, SE sebagai Kepala Sub Bagian Akademik pada Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama.

Baca Juga :  Jual Es, Jual Koran dan Mengamen Masa Kecil

Kemudian Putra Kirana, SE pada jabatan Kepala Sub Bagian tata Usaha dan Barang Milik Negara pada Biro Umum, Perencanaan, dan Keuangan.

Selain Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Pengawas, seremoni pagi itu disejalankan dengan pengambilan Sumpah PNS di lingkungan UMRAH.

Akhlus Beberkan Potensi Kepri
Ada empat potensi kemaritiman Provinsi Kepulauan Riau. Empat potensi Maritim tersebut adalah sumberdaya kelautan dan perikanan, jasa transportasi pelayaran dan perdagangan, wisata bahari/maritim dan energi berkelanjutan.

”Sektor sumberdaya kelautan dan perikanan merupakan ujung tombak sebuah negara maritim. Sektor ini merupakan sektor terbaharukan yang dapat memberikan manifestasi terbesar dalam pengelolaan perekonomian berbasis maritim,.” ungkap Prof. Akhlus dalam pemaparannya sebagai menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Kelitbangan se-Kepri di Hotel Golden View, Batam, Kamis lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Prof Akhlus juga mengemukakan visi baru UMRAH yaitu “Menjadi Pusat Unggulan Riset dan Budaya Maritim yang Berdaya Saing Internasional Pada Tahun 2040”.

Baca Juga :  FISIP Ubah Kurikulum Ilmu Hukum

”Visi baru UMRAH ini selaras dengan visi Presiden RI, Joko Widodo yaitu Menjadikan Indonesia Sebagai Negara Maritim yang Mandiri dengan Mendorong Ekonomi Kelautan dan Perikanan,” Ungkap Prof. Akhlus.

Rapat koordinasi yang dihadiri seluruh OPD Litbang atau Perencanaan Daerah se-Kepri ini turut dihadiri Kepala LP3M UMRAH, Dr. Victor Amrifo sebagai peserta dari perwakilan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Adapun sejarah singkat Universitas Maritim Raja Ali Haji didirikan atas keinginan segenap warga Provinsi Kepulauan Riau untuk memiliki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang akan menjadi tempat para pemuda dan pemudi Bumi segantang lada ini memperoleh pendidikan tinggi dan ditempa menjadi Pemimpin, Wirausahawan, dan Orang yang berguna bagi Kepri di masa depan.

Setelah melalui rangkaian proses yang panjang dimulai dari terbit SK Mendiknas No. 124/D/O/2007 tentang izin berdirinya UMRAH hingga terbitnya Peraturan Presiden No. 53 Tahun 2011 tentang Pendirian UMRAH sebagai Perguruan tinggi negeri di Lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional yang kini kembali kepada nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka resmilah UMRAH menyandang status sebagai perguruan tinggi Negeri di wilayah perbatasan Indonesia.

Baca Juga :  Mental Ditempa, Omzet Meningkat

UMRAH diawal berdirinya merupakan penggabungan dari STISIPOL Raja Haji dan Politeknik Batam, dengan ditambah beberapa program studi baru.

Kemudian STISIPOL Raja Haji dan Politeknik Batam Memutuskan untuk berdiri kembali sebagai PT mandiri. 9 Program Studi strata Satu diawal berdirinya tersebar di lima Fakultas.

UMRAH juga memiliki Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai wadah untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Adapun Misi UMRAH yakni menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan berwawasan kemaritiman yang berbudaya dan bereputasi internasional, mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya melalui riset dan inovasi berbasis kemaritiman yang bereputasi internasional dan lainnya. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here